IHSG Dibuka Turun Pagi ini

Sebanyak 81,12 juta saham berpindah tangan dengan nilai 139,54 miliar.

IHSG Dibuka Turun Pagi ini
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Merahnya bursa global pada perdagangan yang berakhir Rabu (4/5/2016) dini hari WIB diikuti oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB pagi ini.

IHSG dibuka turun di level 4.808,65 setelah pada penutupan hari sebelumnya ditutup di level 4.812,26.

Sebanyak 81,12 juta saham berpindah tangan dengan nilai 139,54 miliar. Perdagangan berjalan lambat dengan hanya 51 saham yang dibuka naik, 59 saham dibuka turun dan 53 saham dibuka di posisi tetap.

Dari 10 indeks sektoral pendukung bursa, sebanyak tiga sektor yang dibuka menguat. yakni sektor manufaktur (0,01 persen), sektor aneka industri (0,33 persen) dan sektor industri dasar (0,15 persen).

Sementara sektor dengan pelemahan terdalam yakni sektor pertambangan (-39 persen) disusul sektor keuangan (-0,37 persen).

Dari data RTI, nett foreign sell di semua papan perdagangan mencapai Rp 34,2 miliar. Saham penggerak bursa antara lain HMSP, TLKM, BBRI, BMRI, UNVR.

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street kembali jatuh pada perdagangan Selasa (3/5/2016) waktu setempat atau Rabu dini hari (WIB).

Paparan data ekonomi China dan Eropa yang menunjukkan pelemahan meningkatkan kekhawatiran para investor mengenai pertumbuhan global.

Di sisi lain, harga minyak kembali jatuh dalam dua hari perdagangan sejak Senin (2/5/2016) lalu, yang mendorong penurunan saham-saham energi.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 140,25 poin atau 0,78 persen ke level 17.750,91. Indeks S&P 500 turun 18,06 poin atau 0,87 persen ke level 2.063,37. Indeks Nasdaq composite turun 54,37 poin atau turun 1,13 persen ke level 4.763,11.

Saham Eropa turun terendah dalam tiga minggu perdagangan pada Selasa (3/5/2016) waktu setempat atau pada Rabu (4/5/2016) dini hari (WIB).

Jebloknya saham Commerzbank mendorong penurunan indeks secara keseluruhan setelah bank ini mengalami penurunan laba, sementara saham pertambangan juga turun seiring anjloknya harga metal.

Indeks FTSEurofirst 300 turun 1,7 persen di level 1.318,0, terendah sejak 12 April 2016.

Editor: Mirna Tribun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved