Hardiknas
Adrianus: Guru PNS Selalu Banyak Alasan Karena Urusan ke Kabupaten
Dunia pendidikan di Landak belum menunjukkan hasil signifikan dari mutu pembelajaran dan kelulusan.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Steven Greatness
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak, Adrianus Asia Sidot, meminta kepada para guru di Landak untuk tetap berdedikasi kepada dunia pendidikan.
Sebab ia menilai dunia pendidikan di Landak belum menunjukkan hasil signifikan dari mutu pembelajaran dan kelulusan.
"Saat kunjungan saya ke sejumlah sekolah di Landak, masih dijumpai ada sekolah yang tidak aktif. Ada gurunya dan tetap terima gaji, tapi sekolah itu tidak aktif," ujar bupati saat upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Kantor Bupati Landak, Senin (2/5/2016).
Lanjut Bupati, malah yang aktif mengajar adalah para peserta SM3T dan guru honor.
"Guru PNS selalu banyak alasan, karena ada urusan ke kabupaten. Ada yang berminggu-minggu, dan bahkan berbulan-bulan sehingga tidak ngajar," kata Adrianus.
Menurutnya kalau kondisi seperti itu masih ada apa, yang bisa diharapkan untuk memajukan pendidikan di Landak terutama meningkatkan SDM.
"Indeks Prestasi Manusia (IPM) kita memang berada di posisi lima se-Kalbar, tapi banyak hal yang perlu dibenahi terutama kualitas guru dan kualitas pembelajaran," katanya.
Apa sebenarnya yang menjadi kendala dunia pendidikan di Landak? Ikuti penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Landak, Aspansius di harian cetak Tribun Pontianak edisi Selasa (3/5/2016).