Jalan Sehat Tribun White Koffie
Dapat Hadiah Rumah, Syarif Effendy Sujud Syukur di Lapangan Becek
Karena posisi berdiri yang cukup jauh dari panggung utama, ia sempat beberapa kali terperosok lumpur.
Penulis: Ishak | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Rona kebahagian terpancar di wajah Syarif Effendy (68). Tak henti-hentinya ia berucap kalimat pujian kebesaran kepada Tuhan, pertanda ia mensyukuri nikmat dan karunia-Nya.
Bagaimana tidak, ia yang beberapa menit sebelumnya berencana pulang setelah merasa kelelahan, kupon undiannya, justru terpilih sebagai pemenang hadiah utama.
Pria kelahiran Mempawah ini, berhak atas hadiah utama Jalan Sehat Tribun Pontianak Bersama Luwak White Koffie, Minggu (1/05/2016) siang.
Ia pun diganjar hadiah berupa satu unit rumah, yang menjadi hadiah utama even akbar tahunan Tribun Pontianak kali ini.
"Awalnya sudah berencana mau pulang, karena Bapak (Syarif Effendi) ni kan sudah sepuh, cepat kelelahan. Tapi karena sudah tanggung, tunggu saja sampai selesai, ndak taunya ternyata menang," ujar putra sulungnya, Andy Efferiyanto (45).
Ia yang hadir membersama sang Ayah, lalu dimintai naik ke panggung sesegera mungkin mewakili ayahnya. Sebab, padatnya tumpukan peserta, serta tenaga yang tak lagi prima lantaran berusia senja, dirasa tak memungkinkan baginya menembus jejeran peserta yang berdiri bak benteng tangguh.
Putra sulungnya pun bergegas. Lantaran tak punya banyak waktu, jalan pintas pun ditempuh. "Khawatir bang, kan kalau dah dipanggil tiga kali, tapi tak muncul, dianggap batal pemenangnya. Makanya bapak langsung suruh saya yang naik ke panggung biar cepat," kenangnya.
Karena posisi berdiri yang cukup jauh dari panggung utama, ia sempat beberapa kali terperosok lumpur. Namun tak terlaku dihiraukannya, asal bisa segera sampai dan mengamankan keberuntungan sang ayah pada hari itu.
Hujan memang mengguyur lapangan dan sekitar lokasi acara pagi itu. Bulir-bulir airnya, langsung mengubah beberapa sisi lapangan menjadi lahan berstruktur tanah lembek.
Semuanya terbayar lunas, tak kala sang putra sulung berhasil naik ke panggung utama. Setelah nomor kupon dan nama yang tertera dicocokkan, tak ada keraguan pada panitia menetapkan, Syarif Effendi lah sang pemenang siang itu.
Kepada sang anak yang mewakilinya di panggung, sebuah replika kunci rumah diserahkan. Diangkatnya tinggi-tinggi kunci itu.
Di kejauhan, seakan tak lagi mampu menahan haru, Syarif Effendi menjatuhkan dirinya. Sujud syukur dilapangan yang berair pun mantap dilakukannya.
Baginya, inilah ekspresi kebahagian terbaik yang bisa dilakukannya. Sebuah ungkapan kebahagian yang dipenuhi rasa kesyukuran kepada sang Maha Agung pemberi rizki. Tuhan yang Maha Agung.
Bunga tidur yang menghampirinya, tepat di malam sebelum digelarnya acara Tribun Fun Walk ini, seakan menjadi firasat tersendiri baginya.
Dalam tidurnya, Syarif Effendi seperti mendapat pesan, bahwa dirinya harus sering-sering bersedekah. Pun juga seakan diminta bersedekah dalam jumlah lebih banyak.
Pagi-pagi sekali, usai bangun dari tidurnya, sembari berniat melaksanakan Salat Subuh, ia sekaligus bergegas menyiapkan diri guna mengikuti Jalan Sehat Tribun.
Pagi masih buta, mentari pagi seakan masih nyaman diperaduannya, tak hendak memunculkan cahayanya di ujung timur, ia ditemani isterinya, telah bergegas menyusuri jalan. Tujuannya tak lain adalah lapangan Stadion Sultan Syarif Abdurahhman (SSA), tempat dimana even akan digelar.
"Jam lima, habis subuh, saya sudah turun dah. Soalnya jarak rumah saya jauh, dan kalau saya bawa kendaraan itu pelan, tak bisa laju lagi seperti waktu muda dulu," ujarnya.
Ia sendiri memang tinggal cukup berjauhan dari lokasi acara. Ia tinggal di Kecamatan Pontianak Barat, tepatnya di Jl Apel.
Tak disangka, mimpinya tadi malam seakan menjadi pertanda bahwa ia akan ditimpa rezeki besar hari itu. Sesuatu yang menurutnya juga harus 'dibayar' dengan sedekah kepada kaum yang berhak, pertanda kesyukuran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/syarif-effendi_20160501_182529.jpg)