DPRD Melawi Tak Lagi Permasalahkan APBD
Setelah asistensi dengan pihak Provinsi Kalbar selesai, dipastikan APBD Melawi 2016 akan segera berjalan.
Penulis: Ali Anshori | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Polemik APBD Kabupaten Melawi 2016 yang sempat menimbulkan berbagai persoalan di daerah itu mulai menemui titik temu.
Setelah asistensi dengan pihak Provinsi Kalbar selesai, dipastikan APBD Melawi 2016 akan segera berjalan.
“Saya sudah mendapatkan kabar via telepon, Selasa (depan) ini akan ada asistensi dengan Krovinsi, mudah-mudahan dalam waktu dekat anggaran sudah bisa berjalan,” kata ketua DPRD Melawi Abang Tajudin Jumat (29/4/2016).
Tajudin menuturkan, saat ini DPRD sudah tidak lagi mempermasalahkan APBD. Selanjutnya tinggal eksekutif dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk melengkapi persyaratan yang akan disampaikan dalam asistensi.
“Tidak ada perubahan anggaran, kecuali pergeseran-pergeseran saja, jadi angkanya tetap, namun ada beberapa item yang akan dirubah,” kata Tajudin.
Bukankah APBD telah ketok palu sejak lama dan seharusnya tinggal di jalankan saja? Tajudin menjawab, pada saat itu ketok palu yang dilakukan sifatnya hanya kesepakatan angka.
“Jadi waktu itu sifatnya hanya persetujuan bersyarat, namun kalau saya jelaskan ini berarti kita kembali ke awal, saat ini kita sudah akan membicarakan dengan provinsi dan tinggal menjalankan saja,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, akibat APBD tidak berjalan berbagai pelayanan publik di Kabupaten Melawi sempat lumpuh.
Satu diantaranya adalah menumpuknya sampah rumah tangga karena tidak adanya biaya operasional dari untuk dinas kebersihan.
Termasuk di antaranya adalah gaji honorer yang tak kunjung dibayar. Bukan itu saja, mandeknya APBD juga berdampak pada pelayanan kesehatan, karena stok obat di puskesmas sempat terhambat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/apbd-pontianak-masih-perlu-dikritisi.jpg)