UMKM Cenderung Pilih Pembiayaan yang Syarat Mudah Ketimbang Bank

Dari sekitar 1.000 pelaku usaha mungkin hanya sekitar 15 persen yang sudah mendapatkan akses permodalan baik dari perbankan.

TRIBUN PONTIANAK/MASKARTINI
Budi menunjukkan penerbitan Izin usaha dari kecamatan yang masih jadi kendala dalam akses modal. 

TRIBUNPONTIANAK,CO.ID, PONTIANAK - Perwakilan asosiasi Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) Sarana Sejahtera, Kota Pontianak, Budi Kartika, mengungkapkan, bahwa keberadaan usaha mikro perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak, terutama dalam hal administrasi guna akses permodalan.

Ia pun mengapresiasi kecepatan layanan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) yang di keluarkan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Pontianak.

Budi mengatakan, saat ini berbagai program pemerintah diluncurkan untuk membantu pelaku usaha mikro namun di lapangan penerima program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih terbilang minim.

"Dari sekitar 1.000 pelaku usaha mungkin hanya sekitar 15 persen yang sudah mendapatkan akses permodalan baik dari perbankan seperti BNI, BRI dan beberapa bank lainnya. Persentasenya ya masih sangat kecil," ujarnya Selasa, (26/4/2016).

Menurut Budi, saat ini ribuan pelaku usaha yang ada di Kota Pontianak khususnya yang bernaung di bawah asosiasi menggunakan modal mandiri. Selain itu, pelaku usaha ia katanya juga terkendala berbagai masalah sehingga lebih memilih pembiayaan yang persyaratannya lebih mudah meskipun suku bunganya terbilang tinggi.

Hal tersebut kata Budi lantaran pelaku usaha yang terdesak modal dan tidak mempunyai pilihan lain.

"Tantangannya ada perbedaan penafsiran dalam pelaksanaan Perpres 1998. Karena perbankan dalam hal ini BRI masih memandang Perpres 98 yang menjadi acuan karena di dalam Perpres harus diterbitkan izin dari kecamatan. Setelah mendapatkan izin dari kecamatan baru, pelaku usaha mikro tersebut mendapatkan kartu BRI. Hal ini menjadi kendala memang ada kehati-hatian dari bank, karena bankable dalam menyalurkan KUR," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved