Hari Ini, Rupiah dan IHSG Diperkirakan Masih Menguat

Sebanyak 3 sektor mengalami penurunan dipimpin sektor konsumer sementara 6 sektor mengalami kenaikan dipimpin sektor properti dan perbankan.

Hari Ini, Rupiah dan IHSG Diperkirakan Masih Menguat
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Perdagangan Rabu (20/4/2016) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 5 poin (-0,11 persen) ke level 4.876,60 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp 5,4 triliun setelah terkena koreksi dari saham konsumer.

Sebanyak 3 sektor mengalami penurunan dipimpin sektor konsumer sementara 6 sektor mengalami kenaikan dipimpin sektor properti dan perbankan.

Sebanyak 151 saham mengalami kenaikan, 130 saham mengalami penurunan, 106 saham tidak mengalami perubahan dan 214 saham tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang menjadi pemberat bursa antara lain saham HMSP, TLKM, GGRM, UNVR dan ASII dimana asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 298,7 miliar.

Saham yang banyak dibeli asing antara lain saham BBRI, BSDE, INDF, WSKT dan SMRA.

"Secara teknikal, indeks koreksi dengan doji candle disertai volume dan test support MA5. Stochastic positif sementara RSI flat dan MACD bullish crossover," tulis analisis teknikal Bahana Securities kepada Kompas.com.

Hari ini (21/4/2016), Bahana Securities memperkirakan IHSG akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dikisaran 4.855-4.908.

Beberapa saham yang dapat diperhatikan antara lain saham BBRI, BJTM, INTP, MNCN, SCMA, UNTR, WINS.

Sementara itu, Rupiah pada perdagangan Rabu (20/4/2016) ditutup melemah ke level 13.144. Hari ini (21/4/2016), rupiah diperkirakan akan bergerak dikisaran 13.075-13.175 dengan kecenderungan menguat.

Editor: Steven Greatness
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved