Walubi Kalbar: Mereka yang Konsumsi Narkoba Tak Bisa Lagi Menghormati Tuhan
Ketika roh suci tak ada lagi, maka orang tersebut tak bisa lagi menghormati Tuhan, orangtua dan pemimpin.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Walubi Kalbar, Pandita Edi Tansuri mengatakan, narkoba memiliki pengaruh negatif besar terhadap kehidupan. Dalam agama Buddha, nakoba mengakibatkan hancurnya roh suci yang ada di dalam diri kita.
"Ketika roh suci tak ada lagi, maka orang tersebut tak bisa lagi menghormati Tuhan, orangtua dan pemimpin. Akhirnya merusak diri, merusak hubungan antar orang, bahkan merusak hubungan antar negara," katanya.
Mereka yang sudah mengkonsumsi narkoba tidak lagi punya hati. Kondisinya juga mengambang. Tak ada satu kebaikanpun padanya. Oleh karena itu narkoba harus terus diberantas. Jika tidak, akan merusak generasi penerus. Efeknya sangat parah.
"Semangat hidup akan hancur. Akhirnya sampai pada titik dimana kita tak lagi percaya kepada Tuhan," katanya.
Edi menyatakan, dalam berbagai kesempatan, para Pandita menyampaikan kepada umat efek buruk narkoba ini. Pihaknya mengingatkan, jika ingin memiliki masa depan yang cerah, maka jauhi narkoba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-narkoba_20150518_101352.jpg)