Sadis, Seorang Ayah Tendang Bayinya Hingga Tiga Kali Sampai Tewas

Sementara korban sudah dimakamkan sejak semalam di rumah duka di Dusun Bollangi, Desa Timbuseng,

Editor: Mirna Tribun
Tribun Timur/Wa Ode Nurmin
Ramli, ayah kandung dari Alfaidil, bayi yang meninggal setelah ditendang, ditangkap dan diamankan di Mapolsek Bontomarannu, Gowa, Kamis (14/4/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SUNGGUMINASA - Ramli, ayah kandung dari Alfaidil, bayi yang meninggal setelah ditendang diamankan di Mapolsek Bontomarannu, Gowa, Kamis (14/4/2016).

Ramli ditangkap setelah melarikan diri dalam keadaan mabuk akibat minuman keras usai menendang anaknya yang masih berumur lima bulan tersebut.
Ayah dari dua anak itu kabur selama hampir 10 jam usai kejadian pukul 19.00 Wita, Rabu (13/4/2016) dan menyerahkan diri sekitar pukul 05.00.

Sementara korban sudah dimakamkan sejak semalam di rumah duka di Dusun Bollangi, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalasang, Gowa.

Korban meregang nyawa setelah ditendang tiga kali oleh pelaku pada bagian lehernya.

Menurut ibu korban, Kasturi (25), suaminya itu memang punya kebiasaan buruk jika dalam kondisi mabuk.

"Begitu memang kalau dia mabuk. Tidak suka dengar suara anaknya. Dia tendang waktu masih dalam ayunan," katanya di Rumah Sakit Syekh Yusuf malam sebelumnya.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved