Rupiah Dibuka Menguat Satu Poin

Selain itu, stabilnya minyak internasional di level rendah dan ruang penurunan BI Rate menjadi lebih tersedia, membuat rupiah berpeluang menguat.

Editor: Mirna Tribun
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Petugas teller melayani penukaran mata uang dolar AS dengan rupiah di Bank Mutiara, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - ‎Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perhujung bulan ini, Kamis (31/3/2016) terus bergerak menguat.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat 1 poin ke level Rp 13.255 dari posisi penutupan pada perdagangan sebelumnya Rp 13.256 per dolar AS.

Seiring mulai berjalannya waktu perdagangan, penguatan rupiah terus meningkat ke level Rp 13.248 per dolar AS.

Dolar index melanjutkan pelemahan pasca peluang kenaikan suku bunga The Fed kembali turun dan mendorong penguatan laju rupiah yang dibarengi adanya adanya sentimen positif dari dalam negeri.

"Sentimen positif, selain data dari pasar global, juga bersumber dari beberapa kebijakan yang diambil oleh pemerintah," ujar Analis PT Samuel Sekuritas Rangga Cipta.

‎Menurut Rangga, peluncuran paket kebijakan ekonomi XI dan pemangkasan harga BBM sebesar Rp 500 per liter dapat menekan ekspektasi inflasi ke depan, apalagi jika diikuti oleh penurunan ongkos angkutan umum.

"Selain itu, stabilnya minyak internasional di level rendah dan ruang penurunan BI Rate menjadi lebih tersedia, membuat rupiah semakin berpeluang menguat," tuturnya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved