Memanjat Jembatan Pawan I, Tujuh Anak Ditangkap Satpol PP
Saya sendiri langsung memimpin kegiatan tersebut. Mulai pukul 16.00 hingga pukul 17.00 belum ada terlihat anak-anak mandi dan manjat jembatan
Penulis: Subandi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ketapang menangkap tujuh anak di Jembatan Pawan l, Senin (28/3/2016) sekitar pukul 18.00 WIB.
Hal ini dilakukan lantaran anak itu mandi juga memanjat hingga ke atas jembatan tersebut kemudian menceburkan diri ke sungai.
"Terhadap anak-anak yang mandi dan manjat jembatan Pawan I, beberapa sudah kita tangkap dan berikan arahan agar tak mengulanginya lagi," kata Kasat Pol PP Ketapang, Edy Junaidi kepada wartawan di Ketapang, Selasa (29/3/2016).
Ia menceritakan setelah mendapat informasi dari awak media. Ia langsung menugaskan anggotanya ke lokasi, Senin (28/3) mulai pukul 16.00 WIB hingga 18.00 untuk melihat anak-anak yang diinformasikan mandi dan manjat jembatan Pawan I.
"Saya sendiri langsung memimpin kegiatan tersebut. Mulai pukul 16.00 hingga pukul 17.00 belum ada terlihat anak-anak mandi dan manjat jembatan," paparnya.
Namun pukul 17.36 pihaknya mulai melihat anak-anak mandi dan naik ke atas jembatan kemudian melompat ke sungai. Anggotanya pun langsung merapat ke lokasi namun anak-anak sudah menepi ke steher penambatan kapal.
Ketika disuruh naik anak-anak itu lari berenang ke bawah rumah warga tepi sungai."Karena mempertimbangkan faktor keselamatan kita tidak memaksa mengejar anak-anak itu. Tapi anggota berhasil menangkap tujuh orang," ungkapnya.
Kepada tujuh anak itu di hadapan warga sekitar dan ketua setempat, Kasat memberikan arahan agar tidak memanjat jembatan kemudian melompat ke sungai. Tindakan ini berbahaya bagi keselamatan anak-anak tersebut, bahkan bagi pengendara di jembatan.