Breaking News

PNS Kaget Tes Urine Dadakan

Semua kita yang berstatus PNS diperiksa kandungan urin, untuk sekretaris desa ada 10 orang yang berstatus PNS yang kita minta di periksa juga

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Sejumlah PNS yang di lingkungan pemerintahan kecamatan Sekadau Hilir yang menjalani tes urine oleh satuan Reserse Narkotika Polres Sekadau, Senin (28/3/2016) pagi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Suasana Kantor Camat Sekadau Hilir di Jl Merdeka Selatan pada Senin (28/3/2016) pagi tegang.

Sejumlah staf kecamatan dan beberapa Sekretaris Desa (Sekdes) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara bergantin menjalani pemeriksaan urin secara dadakan oleh Satuan Narkotika Polres Sekadau.

Tak hanya staf, para Kasi, Kaur dan tak ketinggalan Camat Sekadau Hilir, Hermanto beserta Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Camat Sunardi juga turut menjalani pemeriksaan urine.

Tak kurang dari dua jam pemeriksaan di langsungkan dengan alat tes yang dapat langsung di ketahui hasil dari masing-masing PNS yang menjalani pemeriksaan. Beberapa PNS dan Sekretaris Desa mengaku terkejut dengan adanya tes urine ini.

"Kita diundang pihak kecamatan dalam rangka rapat, taunya sudah di kumpulkan kita di tes urine, tapi tidak apa-apa ini hal yang posotif karena kita merasa tidak pernag mengkonsumsi Narkotika jadi tidak perlu takut di periksa," ujar Umar, Sekretaris Desa Merapi saat diwawancarai wartawan.

Plh Sekretaris Camat Sekadau Hilir, Sunardi, menjelaskan, tes urine ini dilakukan pihak kecamatan bekerjasama dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Sekadau secara dadakan.

"Semua kita yang berstatus PNS diperiksa kandungan urin, untuk sekretaris desa ada 10 orang yang berstatus PNS yang kita minta di periksa juga," ungkap Sunardi.

Kepala Satuan Res Narkoba Polres Sekadau AKP Pipin Silaen mengatakan, mengenai hasil tes urin kepada PNS di lingkungan Pemerintahan Kecamatan Sekadau Hilir hasil tes yang di laksanakan dengan hasil seluruh PNS yang di periksa negatif.

"Ini adalah salah satu upaya kita mencegah peredaran Narkotika, tidak hanya masyarakat umum tapi juga PNS harus bersih dari Narkotika," ujar Silaen.

Dirinya berharap adanya kerjasama dari berbagai pihak baik pemerintahan maupun masyarakat dalam hal memberikan informasi kepada aparat kepolisian bila mana menemukan hal-hal yang mencurigakan yang mengarah pada peredaran Narkotika.

"Semua harus bekerjasama, tanggung jawab mencegah dan memberantas peredaran Narkotika bukan hanya tugas Polisi, tapi seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved