Konsultasi Gizi

Benarkah Makan Malam Bisa Buat Gemuk? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Jika makan malam mengandung energi yang tinggi sedangkan aktivitas rendah maka energi akan disimpan sebagai lemak tubuh.

Benarkah Makan Malam Bisa Buat Gemuk? Ini Penjelasan Ahli Gizi
shutterstock
Ilustrasi 

Pertanyaan: 

Makan Malam Buat Gemuk

Benarkah makan malam membuat kegemukan?? Linda(26 th) Putusibau

Jawaban: 

Selingi Aktivitas Beragam

Setiap makhluk hidup memerlukan energi untuk bergerak. Energi diperoleh dari makanan sumber zat gizi pembentuk energi, terutama karbohidrat (nasi, roti, mie, pati/tepung dan hasil olahnya, gula dan hasil olahnya).

Selain karbohidrat juga lemak/minyak (minyak kelapa, minyak sayur, santan, margarine, mentega, gajih). Nah, makanan sumber energi inilah yang dapat meningkatkan atau menurunkan berat badan.

Sebagai contoh, si A setiap harinya membutuhkan energi sekitar 2100 Kalori (Kal). Jika si A lebih sering mengonsumsi makanan kurang dari 2100 Kal maka cadangan energi dalam tubuh A (lemak tubuh) akan dibongkar untuk dijadikan energi sehingga berat badan si A akan turun.

Kebalikannya, jika si A lebih sering mengonsumsi makanan senilai lebih dari 2100 Kal maka kelebihan sumber energi akan disimpan di dalam tubuh sebagai sel-sel lemak.

Penyimpanan cadangan energi menyebabkan sel lemak “menggembung” dan berat badan bertambah, si A menjadi “gemuk” dan jika kelebihan energi terus menerus terjadi makan si A menjadi “kegemukan”.

Halaman
12
Penulis: Listya Sekar Siwi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved