Berita Video

Video TKI Ditangkap dan Dipukuli Imigrasi Malaysia, Bahkan Sampai Ada yang Lumpuh

saya kasihan sama kawan yang kena pukul, dipukuli dibagian badan, kepala, sampai berdarah, yang mukul (petugas) imigresen Malaysia.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Nurdin, TKI asal Lombok yang bekerja di Mukah, Sarawak, Malaysia sebagai buruh bangunan selama sepuluh bulan.

BACA JUGA: Tak Hanya Dipukuli, Puluhan TKI Dirampas Uangnya Oleh Imigrasi Malaysia

Sebelum berangkat, ia dijanjikan akan mendapat upah sebesar RM 100 perhari dan akan diuruskan kelengkapan berkas izin tenaga kerja luar negeri, namun malang bagi Nurdin, ternyata majikannya di Malaysia, sama sekali tak mengurus perizinan apapun baginya.

BACA JUGA: Imigrasi Malaysia Siksa TKI, Dipukul Badan, Kepala dan Muka Hingga Berdarah

"Karena toke (majikan) tak bikinkan permit. Rupanya sewaktu ditangkap, liat paspor dan permit ndak ada, ndak dibuatkan permit sama toke," tuturnya.

BACA JUGA: Isak Tangis Warnai Kepulangan TKI yang Dipulangkan dari Negeri Jiran

Tak hanya itu, menurut kisah Nurdin, majikannya bahkan tak memberikan upahnya selama tiga bulan. Sementara uang yang pernah di dapatkannya selama bekerja, sebesar RM. 1.900, dirampas pihak imigrasi Malaysia, saat ia berniat akan mengirimkan uang tersebut ke keluarganya. Namun keburu ditangkap pihak imigarasi Malaysi.

"Satu sen pun dia ndak berikan, paspor diberikan, mandor yang antarkan. Saya ditahan tiga bulan, semua yang ditahan imigresen, diambil semua duitnya," katanya.

Menurut kisahnya pula, Selain uang TKI dirampas, petugas imirasi Malaysia juga tak segan-segan memukuli para TKI.

Halaman
12
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved