Eks Karyawan PT DLP Menuntut Hak

Lagi, Ratusan Warga Datangi DPRD Landak

Sekitar lebih 500 warga yang berasal dari Kecamatan Jelimpo mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Jumat (18/3/2016) pagi.

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFONS PARDOSI
Massa yang sebagian besar merupakan eks karyawan PT DLP mendatangi Kantor DPRD Landak pada Jumat (18/3) pagi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Sekitar lebih 500 warga yang berasal dari  Kecamatan Jelimpo mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak pada Jumat (18/3/2016) pagi.

Tujuan kedatangan massa yang menggunakan empat unit mobil dump truck dan puluhan sepeda motor ini, ingin mengadukan nasib eks karyawan PT Daya Landak Plantation (DLP) yang di PHK karena efisiensi.

Dimana uang pesangon yang mereka terima terjadi selisih dengan perhitungan Kabid Naker dan managemen perusahaan. Meski pun Kabid Naker sudah meminta maaf atas kesalahan perhitungan.

Tetapi masa tidak puas dan mengadu ke DPDR, bahkan massa mengancam akan menarik lahan yang mereka serahkan ke PT DLP dan meminta orang-orang di PT DLP yang menurut mereka bermasalah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved