Tribun on Focus

Media Harus Lebih Berhati-Hati Dalam Membuat Berita Tentang Gender

Contohnya seperti kemarin, janda, karena sebenarnya terminologi kata itu dalam masyarakat sudah negatif.

Penulis: Zulfikri | Editor: Mirna Tribun
TRIBUN PONTIANAK / ANESH VIDUKA
Pengamat sosial, Laili Khairnur (tengah), saat menjadi pembicara pada diskusi tribun on focus di kantor tribun Pontianak, Rabu (16/3/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Aktivis perempuan, Laili Khainur mengatakan media seharusnya lebih berhati-hati dalam membuat ataupun mengangkat berita tentang gender. Hal itu disampaikannya dalam Tribun on Focus, di Tribun Pontianak, Jl Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, Rabu (16/3/2016) pagi.

Menurutnya, media seharusnya lebih mendalami tataran bahasa dalam mengangkat sebuah berita tentang gender.

"Contohnya seperti kemarin, janda, karena sebenarnya terminologi kata itu dalam masyarakat sudah negatif," katanya.

Menurutnya, seharusnya media memberitakan kepada sisi humanisnya, misalnya siapa mereka.

"Siapa mereka, Mereka yang berjuang untuk kehidupan yang lebih baik, bukan hanya karena mereka janda," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved