Tribun on Focus
BP2AKB Komit Hapus Perdagangan dan Kekerasan pada Perempuan
Ia menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk mewujudkan tiga persoalan yang terjadi pada perempuan.
Penulis: Haryanto | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Satu di antara pemateri Tribun on Focus, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP2AKB) Kalbar, Ir Anna Veridiana Iman Kalis MP mulai menyampaikan materi.
Materi yang dibahas yakni terkait, "Upaya Pemerintah Mewujudkan Keadilan Gender di Kalbar".
Ia menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk mewujudkan tiga persoalan yang terjadi pada perempuan. Hal ini ditegaskan juga sejalan dengan visi pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
"Itu yakni mengakhiri perdagangan perempuan atau human trafficking, kekerasan terhadap perempuan dan kesenangan ekonomi dan ketiganya ini sudah kita ditindaklanjuti," ungkapnya, Rabu (16/3/2016).
Persoalan human trafficking, Anna, menjelaskan pihaknya sudah membentuk gugus tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). "Ini tidak hanya di kecamatan, tapi juga desa dan lurah," ujarnya.
Persoalan utama kedua, dijelaskan anak yakni penghapusan pada kekerasan pada perempuan dan anak. Komitmen ini diwujudkan dengan payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda).
"Perda itu pada Tahun 2015 kita ada dua, Nomor 3 Tahun 2015 dan Nomor 7 Tahun 2015," ungkapnya.
"Perda ini juga sudah dan akan terus kita lakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah," tambah Anna.
Terakhir, dikatakan urusan urgen yang dilakukan yakni memutus kesenjangan ekonomi di kalangan perempuan. Upaya ini terus dilakukan dengan pembinaan perempuan, termasuk menggandeng organisasi masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-bp3akb-kalbar-ir-anna-veridiana-iman-kalis_20160316_101752.jpg)