Seperti ini Modus yang Dilakukan Irwinsyah Saat Mencuri di Masjid

Saya ngambil saat salat Magrib, Isya dan Dzuhur. Tak pernah saat salat Jumat karena takut orang sedang ramai salat.

Penulis: Subandi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Iwan (tengah) tersangka spesialis pencuri di masjid sedang bercerita sama awak media di Mapolres Ketapang, Rabu (9/3). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Satreskrim Polres Ketapang menangkap Irwansyah (25) di Kelurahan Kauman Kecamtan Benua Kayong, Selasa (8/3) pukul 22.30 WIB. Warga Desa Sungai Besar Kecamatan Matan Hilir Selatan ini merupakan spesialis pencurian di masjid-masjid Kota Ketapang.

BACA JUGA: Sakit Hati Sama Pacarnya, Irwinsyah Nekat Mencuri di Masjid Ketapang

Irwansyah mengaku menyesal dan bersumpah tak akan mencuri lagi. Ia juga ikhlas menjalani hukuman yang menurutnya memang pantas. Lantaran ia memang merasa bersalah telah melakukan pencurian barang jamaah di masjid-masjid.

BACA JUGA: Polres Ketapang Tangkap Spesialis Pencuri di Masjid

“Orangtua saya pun sekarang belum tahu, kalau tahu mati selap lah orangtua saya. Saya paling bungsu dari tiga beradik,” katanya kepada wartawan di Mapolres Ketapang, Rabu (9/3/2016).

Hasil curiannya tak tak pernah untuk minum minuman keras dan menggunakan narkoba. “Selama ini pun saya tak pernah minuman keras dan menggunakan narkoba. Uangnya hanya saya gunakan beli baju dan lain-lain saja,” paparnya.

Dijelaskannya modus yang dilakukannya dengan berpura-pura salat. Kemudian ketika jamaah lain sedang salat ia berhenti salah kemudian mengambil barang jamaah lain itu. Ia menegaskan hasil curiannya tidak untuk membeli minuman keras atau narkoba.

“Tapi saya tak pernah mengambil kotak amal masjid, hanya barang orang yang salat saja. Saya ngambil saat salat Magrib, Isya dan Dzuhur. Tak pernah saat salat Jumat karena takut orang sedang ramai salat,” ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved