Gerhana Matahari Total

Gerhana Matahari, Sukadana Gelap Sekitar 20 Menit

Bahkan beberapa warga yang berada di dalam rumah tampak keluar rumah untuk melihat fenomena yang langka ini.

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Beberapa warga Sukadana, Kayong Utara, menyaksikan gerhana matahari di tepi jalan raya, Rabu (9/3/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Ratusan warga Kabupaten Kayong Utara, khususnya di Kecamatan Sukadana, memadati Masjid Al Qudsi untuk melaksanakan salat gerhana matahari, Rabu (9/3/2016).

Bahkan beberapa warga yang berada di dalam rumah tampak keluar rumah untuk melihat fenomena yang langka ini.

Dengan alat seadanya mereka mencoba melihat gerhana matahari ini dengan jelas. Ada yang menggunakan kaca pelindung untuk mengelas, kacamata hitam biasa, hingga klise foto.

Satu di antara warga Sukadana, Andi mengatakan fenomena gerhana matahari ini termasuk fenomena yang langka.

Apalagi gerhana matahari saat ini menjadi pemberitaan hangat di beberapa media, yang membuatnya tertarik untuk menyaksikan langsung.

"Penasaran pengen lihat langsung, karena saya lihat di televisi gerhana matahari ini lagi heboh. Sayang saya tidak ada kacamata khusus, hanya pakai kaca hitam biasa saja, tidak terlalu jelas," terang Andi, Rabu (9/3/2016).

Gerhana matahari sempat mengubah keadaan di Sukadana, Kayong Utara menjadi gelap. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, hanya kurang lebih 20 menit.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved