Camilan Tak Sehat Sebabkan Obesitas
Akibatnya bila terlalu sering dikonsumsi bisa mengakibatkan obesitas sehingga berpotensi menderita penyakit degeneratif seperti diabetes
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jika Anda beranggapan makanan ringan menyebabkan penyakit, itu tak sepenuhnya benar. Hanya saja pilihlah cemilan sehat dengan nilai energi sesuai kebutuhan.
Ahli Gizi Instalasi Gizi RSUD dr Soedarso, Juju Juariah, SGz RD menuturkan saat ini banyak camilan yang tidak sehat (junk food), dengan nilai gizi yang hanya terdiri dari makanan tinggi energi (lebih dari 200 kkal) lemak, natrium(garam) serta bahan makanan tambahan lain (pemanis, pengembang) tetapi rendah serat dan mikro mineral penting seperti kalsium, potasium, besi juga zink.
"Akibatnya bila terlalu sering dikonsumsi bisa mengakibatkan obesitas sehingga berpotensi menderita penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung, hipertensi dan ginjal. Pilihlah camilan sehat sesuai kebutuhan agar terhindar dari penyakit," ungkapnya.
Camilan atau biasa kita kenal dengan istilah snack (kudapan) adalah makanan ringan di antara waktu makan rata-rata sekitar 10-15 persen dari total energi yang diperlukan dalam sehari.
Misalnya kecukupan untuk remaja laki-laki 16 tahun adalah 2000 kkal/ hari. Jadi camilan yang disarankan sekali makan hanya 200 kkal.
"Idealnya waktu camilan dua kali sehari, sehingga sebaiknya kita memilih yang bernilai gizi 100 kkal. Rata- rata camilan kue-kue tradisional kita bernilai gizi 50 - 100 kkal," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jajanan-anak-bule_20160126_080912.jpg)