Kunjungan Menteri ke Rudenim Pontianak
Pelarian Labora Jadi Perhatian Khusus Menkumham
Saya mengimbau kepada saudara Labora melakukan perlawanan seperti itu akan merugikan diri sendiri. Ini tidak boleh, kemanapun akan kita harus kejar.
Penulis: Madrosid | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Menteri Hukum dan Ham RI Yasonna H Laoly mengungkapkan kunjungannya ke Pontianak, Kalbar memiliki dua hal. Pertama terkait kondisi imigrasi asing di Rudenim, sementara yang kedua masalah pelarian Labora Sitorus yang sudah ditetapkan statusnya sebagai DPO.
Pelarian Labora ini sendiri, menjadi perhatian khusus. Kerjasama pun digalang terhadap pihak kepolisian, di seluruh jajaran polda untuk mendeteksi keberadaan Labora ini.
"Saya mengimbau kepada saudara Labora melakukan perlawanan seperti itu akan merugikan diri sendiri. Ini tidak boleh, kemanapun akan kita harus kejar. Karena negara tak boleh dibiarkan begitu," ujarnya.
Ia juga mewanti-wanti terhadap oknum-oknum yang memberikan bantuan terhadap pelarian Labora itu akan membahayakan diri mereka sendiri. Sebab, status Labora sudah jelas sebagai DPO.
"Itu merupakan pelanggaran hukum. Jadi kita berharap dalam waktu dekat apakah beliau akan menyerahkan diri atau memang petugas keamanaan, kerjasama kita dengan cukup baik bisa mengejar dan menangkap beliau," ungkapnya.
Dalam pengejaran itu, pihak kementrian yang sudah bekerjasama dengan semua pihak, coba melakukan pecekalan ke sejumlah perbatasan. Karena di kahawatirkan pelarian Labora itu bisa keluar negeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/menteri-hukum-dan-ham-yasonna-h-laoly_20160306_143632.jpg)