Februari, Singkawang Inflasi 0,26 Persen
Hal ini tidak terlepas dari momen besar yaitu Perayaan Cap Go Meh dalam rangka Perayaan Imlek 2016.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jika biasanya Kota Singkawang mengalami deflasi dan sempat menjadi kota dengan inflasi terendah, pada Februari 2016 inflasi Kota Singkawang mengalami sedikit kenaikan.
Dari pemberitaan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar melalui Berita Resmi Statistik terjadi inflasi sebesar 0,26 persen di Kota Singkawang.
Hal ini tidak terlepas dari momen besar yaitu Perayaan Cap Go Meh dalam rangka Perayaan Imlek 2016.
"Inflasi tertinggi sebesar 0,50 persen dengan dengan IHK 126,72 terjadi di Balikpapan dan terendah terjadi di Samarinda sebesar 0,05 persen dengan IHK 125,98. Jika dilihat antar sembilan kota di Pulau Kalimantan dari tiga kota di antaranya mengalami deflasi," ujar Kepala BPS Kalbar, Pitono, Selasa (1/3/2016).
Inflasi tertinggi terjadi di Sampit sebesar 1,34 persen dengan IHK 123,94 dan terendah terjadi di Tarakan sebesar 0,05 persen dengan IHK 129,70. Sedangkan deflasi tertinggi di Balikpapan sebesar 0,76 persen dengan IHK126,36.
"Sedangkan inflasi di Singkawang menempati peringkat kedua dengan inflasi 1,32 persen, angka ini jauh diatas angka inflasi Kota Pontianak," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/inflasi-februari-2016_20160302_003951.jpg)