SAR Minta Nelayan Waspada Saat Melaut

Upaya ini sesuai Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis yang diberlakukan hingga 30 April 2016.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Beberapa transportasi angkutan air sedang bersandar di Pelabuhan Sukadana, Kayong Utara. Tim Search and Rescue (SAR) Ketapang mengimbau warga yang beraktivitas di laut agar lebih waspada dan berhati-hati. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kepala Pos Search and Rescue (SAR) Ketapang, Kamel tetap melakukan antisipasi status siaga darurat penanganan bencana banjir, puting beliung dan tanah longsor di wilayah kerjanya.

Upaya ini sesuai Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis yang diberlakukan hingga 30 April 2016.

"Kita tentunya menanggapi status siaga yang diterbitkan oleh Gubernur, tentunya akan selalu siap, dan terus meningkatkan kewaspadaan sewaktu-waktu jika terjadinya bencana, baik itu, yang disebebkan oleh banjir, tanah longsor maupun puting beliung," katanya saat dihubungi melalui telepon selulurnya, Selasa (23/2/2016) lalu.

Untuk kawasan Kayong Utara maupun Ketapang, menurutnya saat ini keadaan masih dalam keadaan normal. Namun beberapa hari belakangan keadaan angin dan ombak di lautan cukup berbahaya. Akibatnya beberapa speed yang membawa penumpang harus ditunda keberangkatannya.

"Walau belum begitu parah, kita tetap meningkatkan kewaspadaan. Dan selalu siap untuk melakukan evakuasi jika memang terjadinya bencana, yang memang akhir-akhir ini cuaca yang silih berganti begitu cepat. Sementara itu, berdasarkan informasi yang kita himpun, untuk Kayong Utara, dan Ketapang masih dalam tahap normal," terang Kamel.

Kamel mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat selalu berhati-hati. Terlebih masyarakat yang beraktivitas di laut, karena akibat angin kencang akan berdampak kepada ombak di lautan, sehingga sangat membahayakan.

"Paling tidak kita dapat meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja. Untuk yang nelayan dan yang bekerja di bidang transportasi air, sebaiknya dapat menyiapkan jaketnya (baju pelampung) Sebagai bentuk kewaspadaan jika terjadinya sesuatu," harapnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved