Advertorial

Seminar Sukses Melalui Reksadana

Seminar tersebut diisi oleh dua pembicara yakni Pemerhati Pasar Modal, Budiman Satrio Sudono L dan Nikko Asset Management, Dape

Seminar Sukses Melalui Reksadana
Tribun Pontianak/Rika Purnamasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT. Nikko Scurities Indonesia bekerjasama dengan Indonesia Stuck Exchange BEI, dan Gardenia  menggelar seminar Reksadana untuk pertamakalinya di Pontianak pada, Sabtu (27/2/2016). Kegiatan tersebut diadakan di Gardenia Resort and Spa, Tengkawang Ballroom di Jalan A Yani 2.

Seminar yang bertema 'Kiat Menuju Sukses Melalui Reksdana', dihadiri oleh masing-masing dari ketiga perusahaan yang bekerjasama tersebut, dan tamu penting lainnya, serta mahasiswa dari Universitas di Pontianak.

"Ini merupakan seminar reksadana yang digelar atas ketiga perusahaan tersebut, khususnya Nikko Securities Indonesia untuk pertamakalinya di adakan di Pontianak dan sekaligus seminar pertama yang nanti akan di susul oleh seminar reksadana selanjutnya," ucap Assistent Manager Gardenia Resort and Spa, Djoko Prihantono.

Seminar tersebut diisi oleh dua pembicara yakni Pemerhati Pasar Modal, Budiman Satrio Sudono L dan Nikko Asset Management, Dape.  Kedua pembicara tersebut memperkenalkan Reksadan kepada peserta seminar diruangan tersebut, dan mempresentasikan Nikko saham pembangunan di Indonesia.

Budiman menjelaskan perbedaan antara menabung dengan berinvestasi. Setiap orang pasti sudah melakukan menabung, tetapi tidak semua orang mengerti apa itu berinvestasi. Menabung dan membelanjakan uangnya, adalah suatu hal lazim yang selalu dilakukan setiap orang, tetapi untuk berinvestasi, hanya sedikit orang saja yang mengerti dan mau berinvestasi.

"Setelah disurvei, diketahui jawabannya mengapa mereka belum berinvestasi adalah bahwa mereka tidak mengerti dan takut akan resiko dari berinvestasi. Bila kita lihat lebih teliti lagi, menabung, membelanjakan atau berinvestasi, sama-sama mempunyai resiko, hanya tergantung kepada orang tersebut, apakah dapat mengendalikan resikonya, " tuturnya.

Ia melanjutkan setiap investasi memiliki tingkat resiko. Apabila ingin investasi dengan resiko rendah, maka tingkat pengembaliannya pun rendah, begitupa sebaliknya. Mahasiswa yang merupakan investor pemula, tentunya lebih menyukai investasi yang modal awalnya tidak terlalu besar , resiko yang tidak terlalu tinggi, tetapi mendapatkan tingkat imbal hasil yang cukup memuaskan.

"Reksadana adalah investasi yang dapat dicoba oleh kaum pemula seperti mahasiswa atau masyarakat, karena reksadana merupakan investasi yang murah yang dapat dijangkau seluruh masyarakat," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, juga diberikan door prize bagi peserta yang terpilih berdasarkan undian dengan diberikan sebuah jawaban. Peserta yang bisa menjawab akan mendapatkan hadiah menarik, beberapa dianataranya adalah Voucher dari Gardenia, dan Uang tunai sebesar Rp 1 Juta.

Budiman mengatakan dengan adanya seminar tersebut diharapkan agar dapat membuka wawasan masyarakat untuk memperdalam pengetahuan mereka di dunia investasi, khususnya mengenai permasalahan keuangan. Banyak investasi yang tidak benar, dan melalui sosialisasi, masyarakat bisa mengetahui cara berinvestasi yang benar.

"Jika memang berkenan, seminar ini akan kami adakan setiap dua bulan sekali, sekarang masih dasarnya dulu. Tetapi lain kali, kami akan membicarakan mengenai saham dan obligasi. Negara kita sudah semakin maju dan jangan sampai masyarakat Kalbar dibodohi mengenai investasi ini dan dengan adanya seminar ini sekaligus untuk mengedukasi masyarakat agar tidak buta mengenai pasar modal dan investasi," ungkapnya.  

Penulis: Rika Purnamasari
Editor: Galih Nofrio Nanda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved