Sambut Presiden Jokowi di Kantornya, Bos Facebook Cuma Pakai Celana Jeans dan Baju Kaos

Saya yakin tidak ada maksud apapun dari Mark untuk merendahkan atau melecehkan Presiden Jokowi.

Sambut Presiden Jokowi di Kantornya, Bos Facebook Cuma Pakai Celana Jeans dan Baju Kaos
TRIBUNNEWS/SETPRES/LAILY RACHEV
Presiden Joko Widodo berbincang dengan pendiri Facebook Mark Zuckerberg (kanan) saat mengunjungi Facebook Headquarter, Menlo Park, Silicon Valley, California, Amerika Serikat, Rabu (17/2/2016). Dalam kunjungannya tersebut Jokowi berkesempatan menorehkan pesan di The Facebook Wall berbunyi Bersama Damai dalam Harmoni lalu membubuhkan tanda tangannya; Jokowi Indonesia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.I,JAKARTA - Dalam kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat, Presiden Joko Widodo menyempatkan waktu untuk menyambangi kantor Facebook di Silicon Valley.

Presiden Jokowi pun disambut langsung oleh bos Facebook, Mark Zuckerberg. Yang menarik dalam pertemuan tersebut, Mark terlihat santai hanya mengenakan kaos dan juga celana jins berwarna biru.

Padahal, orang yang berkunjung ke kantornya sekelas Presiden ‎yang merupakan simbol negara.

Menanggapi gaya santai Mark bertemu dengan Presiden Jokowi, Anggota Komisi I DPR RI, ‎Charles Honoris menilai hal tersebut tidak perlu diributkan.

Dikatakan Charles, gaya berpakaian Mark merupakan hal yang biasa saja.

"‎Pertemuan itu terjadi kan ketika presiden Jokowi mengunjungi kantor Facebook. Saya pernah mengunjungi kantor-kantor perusahaan-perusahaan IT di Amerika seperti Google misalnya dan memang suasana kerja termasuk busana yang dipakai ketika kerja sangat santai. Bahkan suasana dan dekorasi kantor itu lebih mirip asrama mahasiswa dibandingkan kantor konvensional," kata Charles saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Jumat (19/2/2016).

Politikus PDI Perjuangan itu menilai, gaya santai bos Facebook ketika bertemu Presiden Jokowi di kantor Facebook adalah bentuk transformasi corporate culture modern khususnya bagi perusahaan-perusahaan startup dan perusahaan-perusahaan di bidang IT.

Suasana kerja dibuat sedemikian santai sehingga para pekerja tidak ada hambatan untuk berkreasi.

"Saya yakin tidak ada maksud apapun dari Mark untuk merendahkan atau melecehkan Presiden Jokowi. Kalau presiden Obama datang ke kantor nya pun saya rasa Zuckerberg juga tetap berlaku sama," ujarnya.

Editor: Mirna Tribun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved