FGD Bahas Pertumbuhan Ekonomi Kalbar

Ke depan kita dihadapkan kondisi masih sulit. Apalagi kita sejak 31 Desember 2015 lalu kita masuk MEA

Penulis: Dedy | Editor: Arief
TRIBUN/DEDI
Suasana FGD yang digelar KPw Bank Indonesia Kalbar kerja sama BPS Kalbar di Ruang Sao Langke KPw BI Kalbar, Kamis (11/2/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – KPw Bank Indonesia Kalbar kerja sama BPS Kalbar menggelar Focus of Discustion (FGD) tentang pertumbuhan ekonomi Kalbar di Ruang Sao Langke KPw BI Kalbar, Kamis (11/2/2016).

Dalam FGD yang dihadiri SKPD Pemrov Kalbar, Perbankan dan Asosasi Pengusahan menghadirkan beberapa narasumber.
Narasumber tersebut yaitu dari Pemrov Kalbar Asiseten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Pemerintahan Provinsi Kalbar Lensus Kandri, Kepala KPw BI Kalbar Dwi Suslamanto dan Kepala BPS Kalbar Pitono.

Lensus Kandri dalam sambutannya mengatakan bahwa melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya Kalbar tahun lalu yang mengalami perlambatan.

Maka untuk ke depan kita masih dihadapkan tantangan yang besar. Apalagi saat ini paparnya kita sudah memasuki MEA.

"Ke depan kita dihadapkan kondisi masih sulit. Apalagi kita sejak 31 Desember 2015 lalu kita masuk MEA. Dengan demikian kita meminta semua pihak memanfaatkan potensi dan meningkatkan daya saing. Kemudian meningkatakan singergi untuk kemakmuran dan berkeadilan," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved