Waspada Virus Zika, Berantas dengan 3M Plus
Diakuinya memang virus ini bukan berasal dari Indonesia, namun nyamuk sejenis ini bisa saja berada dimana pun begitu juga halnya di Kabupaten Sanggau.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SANGGAU - Penyebaran Virus Zika, kini menjadi sorotan semua kalangan, untuk itu kita memang perlu waspada terhadap virus yang ditularkan oleh nyamuk sejenis Aedes aegypti ini.
Kabid Pengendali Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P2KL) Dinkes Sanggau, Sarimin S mengatakan, pihaknya melakukan antisipasi terhadap virus zika tersebut.
“Kita di Sanggau belum ada menemukan virus ini, namun antisipasi kita lakukan, demi pencegahan agar virus yang disebabkan oleh nyamuk ini tidak masuk sampai kesini,” katanya, Kamis (4/2/2016).
Ia mengatakan jenis antisipasi yang dilakukan sama dengan antisipasi yang dilakukan untuk pencegahan DBD, yakni 3M Plus, serta dengan melakukan fogging.
“Untuk pemberantasannya kita gunakan 3M Plus, (Menguras, Menutup, Mengubur),” terangnya.
Diakuinya memang virus ini bukan berasal dari Indonesia, namun nyamuk sejenis ini bisa saja berada dimana pun begitu juga halnya di Kabupaten Sanggau, untuk itu himbauan dan sosialisasi juga terus dilakukan.
“Nyamuk ini bisa saja berada dimana pun, dari itu kita tiada hentinya terus mengimbau agar bersih lingkungan, bahkan kita juga sudah melakukan pertemuan untuk membahas ini beberapa waktu lalu bersama seluruh puskesmas di Kecamatan yang ada di sanggau, agar mereka dapat mensosialisasikannya lagi dengan warga yang bermukim di sekitar puskesmas tersebut, ” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/virus-zika-adalah-virus-baru_20151118_193111.jpg)