Tribun Election

Pertanyaan Pimpinan Sidang DKPP Undang Tawa

Mendengar jawaban tersebut pimpinan majelis kembali mengajukan pertanyaan yang sama.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALI ANSHORI
DKPP melakukan sidang perdana dugaan pelanggran KPU Kabupaten Sekadau dan Panwaslih Sekadau pada Pilkada Sekadau 2015, di ruang rapat KPU Kalbar, Kamis (4/2/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pimpinan Sidang, Anna Erliyana memberi pertanyaan menggelitik kepada tergugat panwas Sekadau saat memimpin sidang DKPP di ruang rapat KPU kalbar Kamis (4/2/2016).

"Saudara pengacara kalau boleh saya tanyakan. Siapa kira-kira yang dosanya paling besar di antara tiga orang ini," kata Anna yang membuat para hadirin tertawa.

Mendapat pertanyaan tersebut pengacara penggugat, Rustam Halim, menyampaikan jawabannya. Dari tiga orang yang merupakan anggota Panwaslih Sekadau itu dosanya sama besarnya.

"Sama sama yang mulia," kata pengacara Simson-Subarno itu.

Mendengar jawaban tersebut pimpinan majelis kembali mengajukan pertanyaan yang sama.

"Kira-kira dari tiga orang ini siapa yang dosanya lebih besar," tanya Anna.

Pengacara Simson Subarno kemudian menjawab jika melihat beberapa persoalan yang ada. Orang yang dosanya paling besar adalah bagian divisi hukum panwas Sekadau.

Sebelumnya diberitakan, DKPP melakukan sidang perdana dugaan pelanggran KPU Kabupaten Sekadau dan Panwaslih Sekadau pada Pilkada Sekadau 2015, di ruang rapat KPU Kalbar, Kamis (4/2/2016).

Berita selengkapnya mengenai sidang DKPP terkait Pilkada Sekadau 2015 bisa dibaca pada edisi cetak Tribun Pontianak, Jumat (5/2/2016).

Penulis: Ali Anshori
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved