Bunker Agen Penyalur BBM Non Subsidi Pertama di Kalimatan Diresmikan
Kesulitan para pemilik atau pengusaha yang berhubungan dengan pelayaran yang membutuhkan BBM Non subsidi khusus bagi kapal di atas 30 GT terjawab.
Penulis: Dedy | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Kesulitan para pemilik atau pengusaha yang berhubungan dengan pelayaran yang membutuhkan BBM Non subsidi khusus bagi kapal di atas 30 GT akhirnya terjawab. Pasalnya pada Kamis (28/1/2016) pagi, agen penyalur BBM non-subsidi di Kalbar telah diresmikan.
Bertindak untuk penyalur ini adalah dari PT Cipta Karya Bersatu. Untuk peresmian tersebut langsung dilakukan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Pontianak Rudy dan disaksikan oleh Manager Industrial Field Marketing untuk Marketing Operation Regional VI Kalimantan Arif Prianto beserta stakeholder lainnya.
Manager Industrial Field Marketing untuk Marketing Operation Regional VI Kalimantan Arif Prianto mengatakan agen penyalur BBM Non Subsidi tersebut merupakan bunker penyalur BBM Non subsidi yang pertama yang ada di wilayah Kalimantan.
Dikatakanya kehadiran ini melihat Kota Pontianak memiliki potensi sangat besar terutama sektor perdagangan dan jasa.
"Perdagangan dan jasa yang menjadi nadi ekonomi di Pontianak ini kan pasti berkaitan dengan ada barang masuk melalui perairan. Berarti banyak kapal singgah ini. Namun mereka kesulitan mencari BBM non subsidi untuk 30 GT ke atas. Selama ini mereka ada yang membeli di luar daerah Kalbar. Dengan sikon ini kita dari Pertamina memfasilitasi," ujarnya kepada Tribu disela peresmian.
Dijelaskanya, selama ini dari informasi yang ia dapat bahwa para pemilik atau pengusaha kapal kesulitan mendapatakan BBM Non-Subsidi khusus untuk ukuran kapal di atas 30 GT.
Sementara di satu sisi aturan pemerintah, kapal-kapal yang tidak mendapat subsidi harus membeli BBM non-subsidi. Kapal 30 GT ke atas tersebut tidak bisa menggunakan BBM PSO karena BBM PSO hanya diperuntukan nelayan. Sehingga melihat hal tersebut kembali ditegasknya bahwa jika kapal tidak bisa mengisi di Pontianak maka akan tersendat arus perdagangan dan jasa baik keluar dan masuk ke Pontianak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/asisten-bidang-pemerintahan_20160128_173840.jpg)