Bea Cukai Kalbar Siap 100 Persen Hadapi MEA
Ini sebenarnya bukan hal baru bagi Bea Cukai, karena jauh sebelumnya Bea Cukai sudah menerapkan sistem ini.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Kepala Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat Nirwala Dwi Haryanto menegaskan Bea Cukai Kalbar siap 100 persen hadapi MEA, meskipun dengan segala keterbatasan sarana pendukung.
Pernyataan itu ditegaskannya saat pihaknya menggelar syukuran memperingati Hari Kepabeanan Internasional ke-64. Peringatan Hari Kepabeanan kali ini bertemakan 'Digital Custom: Progressive Engagement' yang dilaksanakan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pontianak.
Pada kesempatan yang sama Nirwala juga mengatakan, pada peringatan hari kepabeanan kali ini, Bea Cukai ikut serta terlibat dalam mendukung pengunaan sistem secara digital. Bahkan keterlibatannya semakin meningkat.
Dalam tema Digital Customs ini setidaknya ada enam program yang diluncurkan, diantaranya Dokumen Pelengkap Pabean Online (Dokap Online), Integrited aplikasi pengawasan dan pelayanan melalui CEISA, Integrited INSW (Indonesia National Single Window), Advanced Passenger Information atau Passenger Number Record (API/PNR), IT Inventory pengawasan dan pelayanan kaber dan sistem pemungutan atau penerimaan negara MPN G2.
"Ini sebenarnya bukan hal baru bagi Bea Cukai, karena jauh sebelumnya Bea Cukai sudah menerapkan sistem ini. Salah satu contoh, Indonesia National Single Window. Kita sudah mulai dari tahun 2006. Dan bahkan untuk digital pelayanan seperti IPB, sudah ada sejak 1997," ujarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-dirjen-bc-wil-kalimantan_20160126_205128.jpg)