Bermain Boneka di Sekolah, Sembari Belajar Tentang Orangutan

Anak-anak sekolah dasar terlihat antusias untuk memainkan boneka, mereka sangat senang saat mendengarkan dengan seksama cerita tentang orangutan

Bermain Boneka  di Sekolah, Sembari Belajar Tentang Orangutan
Dok Yayasan Palung
Puppet Show SDN 19 Delta Pawan. 

Citizen Reporter

Petrus Kanisius-Yayasan Palung

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Anak-anak sekolah dasar terlihat antusias untuk memainkan boneka, mereka sangat senang saat mendengarkan dengan seksama cerita tentang orangutan, pagi hingga menjelang tengah hari di hari Kamis, (21/1/2013).

Bermain boneka bersama anak-anak di sekolah sembari belajar tentang orangutan itulah yang dilakukan Tim Pendidikan Lingkungan Yayasan Palung lakukan di dua sekolah Dasar yang ada di Ketapang. Adapun dua sekolah yang kami kunjungi tersebut adalah SDN 10 Delta Pawan dan SDN 19 Delta Pawan.

Puppet Show (panggung boneka), dengan media boneka yang Yayasan Palung lakukan untuk belajar bersama tentang orangutan. Salah satu tujuan untuk memberikan informasi tentang orangutan sebagai satwa yang dilindungi melalui cerita dengan media boneka.

Dalam penyampaian materi belajar tentang pengenalan orangutan, siswa-siswi diajak untuk mengenal seperti orangutan merupakan satwa langka yang hanya terdapat di dua pulau yaitu di Pulau Kalimantan dan Sumatera. Ciri-ciri fisik orangutan warnanya coklat kemerah-merahan, badannya besar dan termasuk dalam kelompok kera besar, dan satu-satunya kera besar yang ada di Asia.

Selain itu, dalam cerita dengan media boneka tersebut diceritakan bahwa orangutan tidak boleh dipelihara, orangutan dilindungi oleh undang-undang. Dalam bermain boneka tersebut juga diceritakan tentang orangutan sebagai spesies payung karena berperan sebagai penyebar biji dan penyeimbang ekosistem. Selanjutnya juga, siswa-siswi diajak bernyanyi lagu pongo (lagu tentang orangutan).

Menyaksikan film pendek tentang perilaku orangutan tidak dilewatkan, film tersebut bercerita tentang perilaku orangutan sehari-hari seperti membuat sarang, memakan buah hutan dan melindungi diri dari hujan dengan dedaunan ketika hujan turun. Siswa- siswi juga diberi kesempatan untuk bertanya jawab dari materi yang disampaikan.

Sekolah pertama yang kami sambangi adalah di SDN 10 Delta Pawan, Kelurahan Sukaharja. Tiga siswa ikut terlibat (bergabung) atau berperan ikut memainkan boneka dalam bercerita.

Halaman
12
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved