Bank Bukopin Tawarkan SU-005

Ia mengaku kredit SU-005 ini juga memberikan berbagai kelebihan terutama dalam hal kemudahan pembayaran cicilan.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemimpin Cabang Bank Bukopin Pontianak, M Mifbahrodin menyambut baik adanya keringanan berupa dibebasnya agunan bagi UMKM dengan plafon Rp 25 juta.

Namun ia mengatakan saat ini KUR yang dihentikan penyalurannya oleh Bukopin tercover melalui Kredit SU-005.

Kredit investasi dan kredit modal kerja yang sumber dananya berasal dari SU-005 yang diberikan melalui Bank Bukopin kepada pelaku usaha kata Mifba memang berbeda dengan KUR.

Ia mengaku kredit SU-005 ini juga memberikan berbagai kelebihan terutama dalam hal kemudahan pembayaran cicilan.

"Sebelumnya Bank Bukopin memang merupakan salah satu bank penyalur KUR. Bagus ketentuannya, dan memang ketentuan untuk pinjaman Rp 50 juta kebawah tanpa agunan kalau ke atas memang di minta agunan. Kami mengcover pembiayaan UMKM melalui SU-005seperti KUR untuk pelaku UMKM. Ketentuan nya bisa diperpanjang dua kali," ujarnya pada Rabu (20/1/2016).

Jika KUR ketentuan pembayarannya harus beserta pokok dan bunga, SU-005 mempunyai kelebihan dengan hanya bisa membayar bunganya saja. Artinya kata Mifba ketika jatuh tempo, nasabah bisa membayar pokok dengan maksimal pinjaman adalah Rp 500 juta hanya saja pinjaman harus dengan agunan.

"Meski demikian kita mempunyai kelebihan dengan tidak membebankan pembayaran pokok dan bunga. Pinjaman bisa digunakan untuk modal usaha agar terus berputar dan mendukung modal. Saat ini pembiayaan tertinggi masih di dominasi sektor perdagangan. Peminatnya cukup tinggi untuk bunganya sendiri 12,5 persen dan agunan 100 persen dari nilai pasar," jelasnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved