HIPMI: Perizinan Paralel Membuat Pengurusan Izin Mudah dan Murah

Selama ini ia mengatakan prosedur cukup menyulitkan pelaku usaha karena berulang-ulang mengajukan berkas yang sama dalam perizinan.

IST
Ketua Umum Hipmi Kalbar, Nedy Achmad (kanan) berbincang dengan Kepala Perwakilan BI Kalbar, Dwi Suslamanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Ketua Umum Badan Perwakilan Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalbar, Nedy Achmad menyambut baik perizinan paralel yang dilakukan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Pontianak.

Bagi kalangan pelaku usaha atau pun pemula, ini kata Nedy merupakan terobosan yang sangat positif dalam memberikan kemudahan dan percepatan waktu perizinan.

Selama ini ia mengatakan prosedur cukup menyulitkan pelaku usaha karena berulang-ulang mengajukan berkas yang sama dalam perizinan.

"Selain waktu yang lebih cepat, biaya juga terpangkas menjadi lebih murah. Harapan kita ke depan pemerintah Kota Pontianak bisa menyediakan pelayanan jasa terpadu secara online yang terintegrasi dengan beberepa dinas yang saling terkait," ujarnya pada Senin, (18/1/2016).

Ia berharap BP2T tetap mengepankan efektifitas dan efisiensi perizinan bagi para pelaku usaha. Ia juga mengingatkan petugas menghindari praktek Pungutan Liar atau Pungli dan prosedur yang berbelit-belit.

Hal yang harus dilakukan kata Nedy adalah memangkas waktu perizinan hingga menjadi seminimal mungkin. Dengan cara ini pelaku usaha bisa melakukan proses registrasi dan perizinan melalui sistem online tanpa harus hilir mudik ke kantor perizinan lagi.

"Beri kepastian hukum dan regulasi dalam proses pelayanan ini. Semoga Pemerintah Kota Pontianak selalu mengedepankan kualitas dalam pelayanan kepada masyarakatnya dan menjadi model bagi Pemkab dan Pemkot lain di Kalbar. Hal diatas adalah indikator sederhana yang sering diperhatikan para pelaku ekonomi dalam mengembangkan usahanya di suatu daerah," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved