Dilarang Masuk Malaysia, Dua Peselancar Israel Gagal Berkompetisi
Hal ini diungkap setelah dua atlet selancar angin Israel dilarang untuk ikut serta dalam kejuaraan layar yunior dunia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANGKAWI - Badan olahraga layar dunia, World Sailing akan mengeluarkan peraturan baru mengenai sanksi terhadap negara penyelanggara kompetisi layar yang bersikap tidak adil terhadap negara peserta.
Hal ini diungkap setelah dua atlet selancar angin Israel dilarang untuk ikut serta dalam kejuaraan layar junior dunia yang berlangsung di Langkawi, Malaysia, Januari ini.
Dua atlet tersebut, Yoav Omer dan Noy Drihan, dilarang ikut serta karena adanya pemintaan kepada panitia pelaksana.
Mereka juga tidak memperoleh visa kunjungan yang mereka perlukan untuk masuk ke Malaysia.
Asosiasi Layar Israel (ISA) menyebut, para atlet mereka sebenarnya diizinkan ikut apabila bersedia berlomba tanpa nama negara.
Lagu kebangsaan Israel pun dilarang diperdengarkan.
Pihak ISA mengatakan, mereka akan membicarakan pelarangan ini secara serius.
"Pada masa mendatang, semua organisasi penyelenggara kejuaraan wajib memberikan hak yang sama kepada semua atlet."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/atlet-selancar-israel_20160114_101456.jpg)