BPS Kalbar: TPID Cukup Berhasil Menekan Inflasi
Badar mengatakan untuk angkutan udara menyumbang 0,57 persen, daging ayam ras sebesar 0,25, dan bawang merah sebesar 0,10 persen.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar melalui Berita Resmi Statistik menyampaikan Kota Pontianak pada Desember terjadi deflasi sebesar 0,96 persen.
Kepala BPS Provinsi Kalbar, Badar mengatakan beberapa komoditas harga yang mengalami kenaikan harga pada Desember antara lain, angkutan udara, daging ayam ras, dan bawang merah.
Badar mengatakan untuk angkutan udara menyumbang 0,57 persen, daging ayam ras sebesar 0,25, dan bawang merah sebesar 0,10 persen.
Adapun kelompok bahan makanan selain ketiga bahan makanan di atas antara lain ikan gembung, mi kering instan, tarif listrik, wortel, telur ayam ras, tomat sayur dan roti manis.
"Artinya tim Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) cukup berhasil dalam menekan inflasi. Karena jika kita liat untuk Kota Singkawang inflasinya cukup tinggi yaitu 1,32 persen. Sedangkan sepanjang 2015, inflasi tertinggi terjadi di Juli 2015 sebesar 2,56 persen," ujarnya pada Senin (4/1/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-bps-badar_20160104_131033.jpg)