Saat Menikahi Risty Tagor , Stuart Collin Dituding Pinjam Mahar Cincin Berlian Mertuanya

Gara-gara urusan harta, yang dikorbankan anak dalam kandungan Risty. Makanya dengan segala nafsu mereka ajukan gugatan cerai.

Saat Menikahi Risty Tagor , Stuart Collin Dituding Pinjam Mahar Cincin Berlian Mertuanya
Tabloidnova
Risty Tagor dan Stuart Collin saat menggelar prosesi akad nikah yang digelar di Novotel Hotel, Bogor. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Telinga Stuart Collin panas ketika dirinya dituding tidak membelikan mahar sesuai permintaan sang istri, Risty Tagor. Ia juga dituding meminjam mahar dari ibu mertuanya, sebuah cincin berlian. Mendengar hal tersebut, Stuart merasa tak terima. Melalui kuasa hukumnya, Stuart berusaha menunjukkan barang bukti yang ada.

"Pihak Stu tetap dasarnya memberi mas kawin, seperangkat alat salat dan perhiasan cincin berlian juga diamond sertifikat itu ada. Maharnya memenuhi kok. Sertifikatnya ada kok. Stuart beli sendiri. Cuma kita enggak tahu, kalau ibunya Risty menagih. Nanti akan kita ajukan bukti-bukti itu di persidangan," kata Kusumo Adrianza Wibisono selaku kuasa hukum Stuart, saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Menurut kuasa hukum Stuart, gugatan ini sengaja dibuat agar Risty segera bercerai dengan kliennya. Ia menilai keluarga Risty tak pantas membahas mas kawin dimuka umum.

"Gugatan ini hanya alasan-alasan saja. Justru diungkapkan oleh pihak mereka. Bicara soal mahar. Mahar itu kan soal harta, materi. Ibunya memaksa klien kami menebus cincin berlian. Jelas pakai berlian. Itu enggak pantas ditanyakan. Dasarnya materi bukan cinta " ucapnya.

Mirisnya, Kusumo menilai, anak dalam kandungan Risty menjadi korban dari masalah hidupnya. "Gara-gara urusan harta, yang dikorbankan anak dalam kandungan Risty. Makanya dengan segala nafsu mereka ajukan gugatan cerai. Kasihan kalau anak lahir tanpa dampingan bapaknya. Risty juga kasihan. Dia menikahi klien kami pasti dasarnya cinta," katanya.

Editor: Mirna Tribun
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved