Tribun Election
Tim Menyadik Protes Keras KPU Upload C1 di Website
Calon Wakil Bupati Kapuas Hulu, Andi Aswad SH menyatakan, KPU sangat ceroboh dalam memberikan atau meng-upload data-data C1, yang belum diplenokan PPK
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Steven Greatness
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Tim Menyadik (Fransiskus Diaan-Andi Aswad) memprotes keras kepada KPU telah meng-upload rekapitulasi sementara C1 di website https:/pilkada2015.kpu.go.id.
Sebab publikasi tersebut dianggap tidak melalui mekanisme, sehingga sangat merugikan bagi pihak tim pasangan calon nomor 2 sendiri. Data itu juga dinilai tak palit
Protes keras itu disampaikan langsung Calon Wakil Bupati Kapuas Hulu, Andi Aswad SH, didampingi Sekretaris DPD PDIP Kalbar, M Kebing L, Ketua Tim Pemenang Menyadik, Yanto, dan pengurus tim menyadik lainnya dalam jumpa pers di Posko Tim Menyadik, Jl Gajah Mada Putussibau, Minggu (13/12/2015) pukul 20.46 WIB.
Calon Wakil Bupati Kapuas Hulu, Andi Aswad SH menyatakan, KPU sangat ceroboh dalam memberikan atau meng-upload data-data C1, yang belum diplenokan PPK. Selain itu C1 yang beredar di TPS dan diterima oleh saksi-saki, tidak berhologram, itu semua di fotocaopy.
"Ini sangat aneh dan bin ajaib. Itu semua contoh kasus yang telah kita temukan. Karena KPU telah melakukan pekerjaan yang salah dan memprovokatif masyarakat serta pendukung," ujarnya kepada wartawan.
Andi Aswad meminta KPU merupakan lembaga negara harus berhati-hati. Jangan sampai gara-gara data yang tidak palit ini, bisa memperkeruh suasana Pilkada. Dimana diharapkan proses Pilkada di Kapuas Hulu damai dan tidak terjadi apa-apa.
"Jadi ini adalah tindakan provokatif. Dengan di-upload data-data yang tidak palit, dan belum di pleno ditingkat PPK. Sehingga sangat disayangkan sekali. Dari itu kami minta KPU harus melakukan klarifikasi," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tim-menyadik_20151214_111954.jpg)