Breaking News

Kecelakaan Longboat di Perairan Kubu

Data Manifest Tercatat 38 Penumpang

Pencarian terhadap korban hilang yang memasuki hari kedua masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Penulis: Novi Saputra | Editor: Steven Greatness
TRIBUN PONTIANAK/NOVI SAPUTRA
Seorang anggota keluarga menunjukkan nama keluarganya yang hilang di posko pencarian di pelabuhan Rasau Jaya, Senin (14/12/2015). 

TRIBUNPONTIANAK,CO.ID, PONTIANAK - Kecelakaan longboat Indo Kapuas Ekspress dari Padang Tikar - Rasau Jaya yang terjadi Minggu (13/12/2015) mengakibatkan 4 korban tewas dan 10 hilang, sementara 39 penumpang lainnya berhasil selamat.

Pencarian terhadap korban hilang yang memasuki hari kedua masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Anggota DPRD Kubu Raya yang berasal dari daerah pemilihan Kubu, Batu Ampar dan Terentang, Agus Sudarmansyah, mengatakan perlintasan sungai di musim penghujan memang rawan, meski demikian transportasi ini merupakan urat nadi penghubung antara wilayah pesisir sungai dengan perkotaan.

Ia juga meminta agar pengusaha untuk bertanggungjawab terutama mengenai santunnan terhadap para korban. Begitupula dengan penumpang yang tidak terdata di manifest.

"Pertanggungjawaban pengusahanya juga, untuk penumpang yang tidak terdata di manifest kita carikan solusinya," kata Agus.

Diketahui dari 53 orang yang menjadi korban kecelakaan, dua di antaranya adalah nakhoda dan kernet yang berhasil selamat, Sementara di data manifest hanya ada 38 penumpang yang terdaftar.

"DPRD pertama meminta agar evakuasi terus dilanjutkan sesuai ketentuan, kita mendukung langkah langkah berikutnya oleh pihak berwenang," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved