Bappeda Kayong Utara Dan Swandiri Institute Gelar Pelatihan Drone

Bertempat di Aula Bappeda KKU dan jalan baru di Air Pauh, Paya Hitam, Sukadana, pada Kamis (3/12)

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Galih Nofrio Nanda
IST
Arif Munandar pemateri dari Swandiri Institute sedang memberikan pelatihan program Agisoft Photoscan di Sekolah Drone Bappeda KKU 2015, di Aula Bappeda KKU. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA, - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kayong Utara bekerjasama dengan Swandiri Institute, mengadakan pelatihan pemetaan udara berbasis drone (pesawat tanpa awak).

Bertempat di Aula Bappeda KKU dan jalan baru di Air Pauh, Paya Hitam, Sukadana, pada Kamis (3/12). Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 30 November sampai 5 Desember 2015.

Pejabat mewakili (Pjw) Kepala Bappeda KKU, Tommy Djunaidi menerangkan kegiatan ini bertujuan melatih satuan kerja perangkat daerah (SKPD) teknis guna menguasai pemetaan dan penginderaan jarak jauh, dengan cara menggunakan media wahana tanpa awak atau yang sering disebut drone.

"Wahana terbang tanpa awak atau umum disebut drone, beberapa tahun terakhir mulai dikenal sebagai alat mengfoto udara dan pembuatan video.

Di Indonesia cukup banyak komunitas drone, baik untuk kepentingan kampanye, pemetaan untuk penentuan tapal batas dan landscap wilayah, maupun untuk pembuktian kasus-kasus tertentu," ungkap Tommy Djunaidi.

Pelatihan ini diikuti utusan dari Bappeda Provinsi Kalbar, Bappeda KKU, Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum (PU) KKU, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) KKU, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) KKU, Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) KKU, dan Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Sekbang) Sekretariat Daerah (Setda) KKU.

Masing-masing SKPD mengirimkan tiga staf, terbagi untuk bagian information technology (IT), perakitan wahana tanpa awak, dan teknis lapangan. Beberapa peserta ada yang membawa laptop mahal namun tidak memenuhi spesifikasi bagi pengolahan hasil pemetaan Drone untuk dijadikan gambar tiga dimensi.

Untungnya pihak Bappeda KKU menyediakan beberapa personal computer (PC) yang biasa digunakan untuk fasilitas pengolahan geographic information system (GIS).

Tim tenaga pengajar untuk Sekolah Drone KKU 2015 ini berasal dari Swandiri Institute. Materi pengenalan pilot wahana tanpa awak disampaikan Indra Haryanto, yang berasal dari Provinsi Daerah Istimewa (DI) Aceh.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved