Melawi Belum Miliki VTC

Kalaupun ada pasien yang diduga terkena virus HIV/AIDS terpaksa harus dibawa ke Sintang dulu karena di sana yang ada VTC-nya.

Penulis: Ali Anshori | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALI ANSHORI
Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) dinas kesehatan Melawi, Arif Santoso. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,MELAWI - Penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Melawi masih terkendala, lantaran sampai saat ini belum ada Voluntary Counseling and Testing (VTC) di daerah tersebut. Untuk pemeriksaan HIV/AIDS terpaksa dilakukan di Sintang.

“Kalaupun ada pasien yang diduga terkena virus HIV/AIDS terpaksa harus dibawa ke Sintang dulu karena di sana yang ada VTC-nya, kondisi ini sedikit menghambat penanganan di Melawi,” kata Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) dinas kesehatan Melawi, Arif Santoso.

Arif menjelaskan, data sementara yang dia terima jumlah kasus HIV/AIDS di Melawi sampai dengan 2015 mencapai 43, dua diantaranya meninggal dunia. Namun jumlah tersebut belum bisa dipastikan, sebab rekap data terakhir dari VTC Sintang belum diambil.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved