Merendahkan Kaum Hawa, Iklan ini Menuai Banyak Kecaman

Sontak, banyak wanita dan aktivis kesetaraan jender menjadi geram karena merasa iklan itu melecehkan wanita.

kompas.com
Sebuah perusahaan sex toys, Whizworx, menuai kecaman dari banyak pihak, lantaran publikasi iklan komersial mereka dianggap merendahkan kaum wanita. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebuah perusahaan sex toys, Whizworx, menuai kecaman dari banyak pihak, lantaran publikasi iklan komersial mereka dianggap merendahkan kaum wanita.

Whizwork dalam iklan terbaru sex toy, Fifi, menampilkan seorang wanita bertubuh berisi sedang duduk mengenakan lingerie dengan gaya provokatif.

Kemudian, pada bagian bawah iklan memuat gambar sex toy yang bertuliskan Fifi, sex toy for man.

Selain itu, tertulis pula jargon yang mengatakan, make the right decision atau dalam bahasa Indonesia berarti, buatlah pilihan yang tepat.

Tulisan tersebut menyiratkan, perbandingan antara wanita bertubuh berisi dengan sex toy bernama Fifi.

Sontak, banyak wanita dan aktivis kesetaraan jender menjadi geram karena merasa iklan itu melecehkan wanita.

Seorang sex educator, Sunny Megatron, berkomentar, "Pertimbangkan pentingnya citra tubuh positif dan tak mempermalukan komunitas. Tolong pikirkan kembali cara pemasaran dan etika Anda. Jangan mengunakan taktik ofensif untuk penjualan,".

Seorang pengguna Twitter yang juga sex blogger, Sarah, menuliskan, "Kehidupan seksual wanita bertubuh besar bukanlah bahan guyonan. Gemuk tidak sama dengan tak diinginkan #Dontgetfifi,".

Sarah juga menulis bahwa iklan tersebut sangat kejam dan tidak memikirkan etika dalam berkampanye komersial.

Mendapatkan tanggapan dan respon negatif dari beberapa pihak, Whizwork segera menarik iklan penuh kontroversi tersebut dari akun Instagram mereka.

Namun, sama sekali tak ada permintaan maaf dari pihak Whizwork mengenai iklan yang dianggap merendahkan wanita bertubuh berisi.

Editor: Mirna Tribun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved