Penguatan Dolar AS Tekan Harga Emas Dunia

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 2 dolar AS, atau 0,18 persen, menjadi menetap di 1.104,20 dolar AS per ounce.

Editor: Arief
THINKSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Kamis (5/11/2015) waktu setempat (Jumat pagi WIB).

Penguatan dolar AS menekan harga logam mulia ini.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 2 dolar AS, atau 0,18 persen, menjadi menetap di 1.104,20 dolar AS per ounce.

emas berada di bawah tekanan lebih lanjut ketika Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan klaim awal naik 16.000 menjadi 276.000 pada minggu yang berakhir 31 Oktober.

Para analis mengatakan klaim secara umum masih mendekati rekor terendah, dan bahwa sisi pengangguran dari pasar tenaga kerja masih sangat menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi.

Karena laporan klaim pengangguran awal mingguan itu sejalan dengan ekspektasi, para analis mengatakan bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember lebih tinggi daripada dalam beberapa bulan terakhir.

Peningkatan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dariemas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

Sementara perak untuk pengiriman Desember turun 7,5 sen atau 0,50 persen ditutup pada 14,983 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 1,7 dolar AS atau 0,18 persen menjadi 953,10 dolar AS per ounce.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved