Breaking News:

Opini

Peringati Pekan Peduli Orangutan di Sandai

Setiap bulan november, diperingati sebagai Pekan Peduli Orangutan (PPO). Kali ini, Yayasan Palung berencana melakukan serangkaian kegiatan PPO.

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Peringati Pekan Peduli Orangutan di Sandai
IST
Ilustrasi

Oleh: Petrus Kanisius

Setiap bulan november, diperingati sebagai Pekan Peduli Orangutan (PPO). Kali ini, Yayasan Palung berencana melakukan serangkaian kegiatan PPO sekaligus ekspedisi pendidikan lingkungan ke sekolah-sekolah untuk menyampaikan pesan perlunya kampanye perlindungan orangutan dan habitatnya, pada 8 - 15 november 2015, mendatang di Sandai.

Dengan mengusung tema Sandai4orangutan, PPO (Orangutan Caring Week) 2015, Yayasan Palung bersama SMAN 1 Sandai akan mengadakan serangkaian kegiatan, rencananya akan kami lakukan selama sepekan. Fun Gymnastics (senam masal) di Halaman SMAN 1 Sandai, pukul 07.00- 08.00 WIB oleh Instruktur Senam.
Thematic Campaign, pukul 08.00-11.00 WIB, bertempat di selasar SMAN 1 Sandai. Adapun kampanye tersebut antara lain :

1. Tree Painting. Kain putih bertuliskan Happy Orangutan Caring Week, dibawah tulisan digambar pohon tanpa ranting dan daun, peserta menggambar daun dan ranting memakai telapak tangan dan atau jempol yang diolesi cat berwarna warni (cap tangan dan atau jempol). Yayasan Palung menyediakan cat 6 warna, kuas, air pembersih tangan dan serbet.

2. Create Campaign Message. Peserta membuat pesan-pesan kampanye perlindungan orangutan dan habitatnya, menulis sendiri di kertas kardus. Semua pesan harus dilengkapi dengan hastag #sandai4orangutan.
Peserta juga diajak untuk menggunting kerdas kardus untuk alas huruf-huruf HAPPY ORANGUTAN CARING WEEK, MEMPERINGATI PEKAN PEDULI ORANGUTAN, SMA NEGERI 1 SANDAI, YAYASAN PALUNG.

3. Learn Storytelling using Puppet. Kelas belajar mendongeng satwa ini pesertanya terbatas maksimum 10 orang, pendaftaran peserta dikoordinir oleh panitia lokal pada 10- 14 Nopember 2015.

4. Foto Selfie. Peserta foto selfie pesan kampanye dengan latar pohon cap tangan dan cap jempol, dan banner yang disediakan Yayasan Palung. Peserta diharapkan mengupload foto di medsos yang dimiliki dengan menyertakan hastag atau tagar #sandai4orangutan #orangutancaringweek #savegporangutans #yayasanpalung
dan tag ke FB: Yayasan Palung (Gunung Palung Orangutan Conservation Program), atau Twitter @GPOrangutans, atau Instagram: savegporangutans

Yayasan Palung juga akan mengambil foto wajib terdiri dari beberapa session; pertama, Foto memegang huruf HAPPY ORANGUTAN CARING WEEK, YAYASAN PALUNG, SMA NEGERI 1 SANDAI dan MEMPERINGATI PEKAN PEDULI ORANGUTAN, YAYASAN PALUNG, SMA NEGERI 1 SANDAI. Kedua, Foto peserta memegang pesan kampanye. Ketiga, Foto seluruh panitia yang terlibat dengan banner yang dipegang dan backdrop PPO 2015. Selanjutnya, foto kegiatan di setiap booth thematic campaign.

Selain itu, disediakan juga slide show informasi tentang orangutan sekaligus Pemutaran film pendek tentang lingkungan dan satwa. Sedangkan Relawan Konservasi Taruna Penjaga Alam (RK. Tajam) Yayasan Palung, juga akan memperingati PPO 2015 dengan kegiatan seperti; taman baca mini, mewarnai untuk pengunjung terutama anak-anak usia dini dan panggung boneka (puppet show) di Taman Kota Ketapang (Taman Tanjungpura, pada tanggal 15 november 2015 mendatang, pukul 16.00 wib.

Untuk kegiatan ekspedisi pendidikan lingkungan dimulai di SMAN 01 Sandai, kemudian berlanjut di SDN 03 Sandai di Desa Penjawaan, SDN 05 Sandai, di Desa Petai Patah dan terakhir di SMK 1 Sandai sekaligus melakukan diskusi kesadaran konservasi danpemutaran film (layar tancap).

Selaku ketua panitia PPO 2015 sekaligus managager pendidikan lingkungan dan media kampanye Yayasan Palung menegaskan Kecamatan Sandai merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Ketapang yang berbatasan langsung dengan Kawasan Taman Nasional Gunung Palung. Selain itu menurutnya, di wilayah Sandai kawasan hutannya massif dibuka untuk perluasan perkebunan kelapa sawit, tambang dan aktivitas pembangunan lainnya dengan demikian keaneragaman hayati dalam situasi genting di kecamatan ini.

Lebih lanjut, Mayi demikian sapaan sehari-harinya menambahkan orangutan semakin terdesak kehidupannya, masyarakat juga terancam akibat layanan hutan, sungai dan lingkungan menurun kualitasnya.

Hal senada juga diungkapkan Cathryn Anne Freund selaku directur Yayasan Palung, Ia mengatakan hasil moniting Yayasan Palung dari tahun ke tahun di Sandai masih banyak kasus-kasus orangutan dengan adanya konflik antara manusia dan orangutan. Jadi, kami sangat senang bisa berkegiatan di Sandai dan memotivasi masyarakat melalui kampanye penyadartahuan untuk terus menjaga orangutan dan hutan.

Penulis: Aktivis Yayasan Palung

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved