Kenang Momen Sumpah Pemuda, Belasan Mahasiswa Gelar Aksi di Digulist
Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Obrolan Terarah menggelar aksi untuk mengenang 28 Oktober di Bundaran Digulist,Rabu (28/10/2015).
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Obrolan Terarah (Kontra) menggelar aksi untuk mengenang 28 Oktober 1928 di Bundaran Digulist, Rabu (28/10/2015).
Koordintor Lapangan Firdaus mengatakan, aksi ini berangkat dari kelompok diskusi alternatif (KDA) di Mimbar Untan yang bernama Kontra dimana kelompok ini sering melakukan kajian keilmuan guna menambah wawasan.
"Berangkat dari itu kita mengambil momen 28 Oktober ini untuk mengkritisi peran pemuda yang hari ini sudah mati tenggelam, tidak ada lagi kaum pemikir, agent of change maupun kaum intelektualnya," ucapnya di sela-sela aksi.
Gerakan ini mengkritisi dan mendobrak bahwa peran pemuda itu sangat besar bagi bangsa, Presiden Soekarno mengatakan hanya butuh 10 pemuda untuk mencabut akar semeru, tetapi analogi tersebut tidak bisa di samakan dengan realitas hari ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/aksi-teatrikal-mahasiswa_20151028_145140.jpg)