SMPN 5 Terpaksa Tarik Iuran Rp 400 Ribu untuk Bangun WC

Hasil kesepakatan menyetujui sumbangan sebesar Rp 400 ribu tersebut

SMPN 5 Terpaksa Tarik Iuran Rp 400 Ribu untuk Bangun WC
IST
Pj Bupati Ketapang, Kartius melihat kebun SMPN 5 Ketapang, Selasa (27/10/2015). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETATAPANG - Penjabat (Pj)) Bupati Ketapang, Kartius melakukan peninjauan langsung ke SMPN 5 Ketapang, Selasa (27/10/2015). Kegiatan ini terkait pemberitaan pungutan Rp 400 ribu kepada orangtua murid guna pembangunan WC dan fasilitas lain di sekolah tersebut.

Kedatangan Pj Bupati didampingi Sekda Ketapang, HM Mansyur, Kepala Dinas Pendidikan, H Jahilin, Komite SMPN 5, Uti Aliansyah. Rombongan langsung disambuat Kepala sekolah SMPN 5, Rosita dan para guru.

Kartius mengecek kondisi dan proses belajar mengajar di sekolah di Jalan Karya Tani Kelurahan Mulia Baru Ketapang itu. Kepala SMPN 5 Ketapang, Rosita dalam keterangan persnya menyatakan berita itu benar.

Namun pihaknya telah mengacu kepada sistem pendidikan nasional. Bahwa penyelenggaraan pendidikan itu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Melainkan juga menjadi tangung jawab masyarakat dan lain sebagainya.

Dipaparkan Rosita, program penambahan WC tersebut terpaksa dilakukan. Lantaran selama ini satu WC untuk 55 siswa sehingga dinilai sangat kurang sehat. Maka ia selaku kepala sekolah mengajukan program pungutan itu kepada pengurus komite.

Selanjutnya komite mengadakan rapat dengan orangtua siswa. Hasil kesepakatan menyetujui sumbangan sebesar Rp 400 ribu tersebut. Uang itu untuk pembangunan empat WC, dua kamar ganti dan perbaikan rooling door sebanyak dua pintu.

“Seperti kamar ganti itu sangat diperlukan di sekolah ini. Karena selama ini anak-anak mengganti pakai olahraga dalam kelas,” jelasnya.

Ia menambahkan, tak semua anak dikenakan pungutan Rp 400 tersebut. Di antaranya anak yatim piatu dan orangtua yang tidak mampu tidak diharuskan membayar. “Jika ada orang tua murid tidak mampu silakan melapor ke sekolah,” sarannya.

Penulis: Subandi
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved