Breaking News:

FPI Minta Pemerintah Usut Peredaran Sandal Berlafaz Allah

Ini harus disikapi segera, ditelusuri dan ditarik dari pasaran.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino | Editor: Arief
NET
Foto produk sendal berlafal Allah yang menyebar di jejaring sosial. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait beredarnya sandal jepit berlafaz Allah, di Provinsi Jawa Timur, Front Pembela Islam (FPI) Kalbar mendesak pemerintah untuk tegas dalam mengusut hal ini.

"FPI Kalbar mendesak agar pemerintah dan instansi terkait dalam hal ini Disperindag untuk bertindak secara tegas, dengan mengambil langkah-langkah konkrit. Ini terkait pelecehan agama Islam," ungkap Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Kalbar, Habib M Iskandar Alkadri kepada Tribun Pontianak, Rabu (14/10/2015) siang.

Menurutnya, tindakan tegas harus diambil, mengingat peredaran sandal tersebut tidak mungkin telah di mana-mana.

"Ini harus disikapi segera, ditelusuri dan ditarik dari pasaran. Kita sebagai Ormas hanya bisa mengimbau secara non formal. Kalau pemerintah bisa mengeluarkan aturan, tapi harus dijalankan tegas," timpalnya.

Iskandar mengatakan, agama apapun tak menginginkan terjadinya suasana ketidaknyamanan. Semua berkewajiban bersama-sama dalam menjaga stabilitas keamanan antar umat beragama.

"Ini merupakan isu SARA, dan ini sangat sensitif. Kita sadari latar belakang pendidikan masyarakat berbeda-beda, dikhawatirkan bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Ia mengimbau para pelaku usaha untuk lebih berhati-hati dan sensitif, agar tindakan yang sifatnya melecehkan agama ataupun lainnya tak terulang lagi.

"Jangan lagi ada pelecehan seperti ini, jangan menggulirkan sesuatu yang bersifat tak mengenakan. Kita wajib menjaga kenyamanan dan keamanan beragama," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved