Sebarkan Foto Meme, Empat Siswa Kena Getahnya

Hanya saja dalam foto tersebut sudah diedit dan diberi tulisan "Yang Kuat Selalu Berkuasa, Yang Lemah Selalu Merana."

Penulis: Ali Anshori | Editor: Steven Greatness
Instagram
Logo Instagram 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Empat Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Nanga Pinoh, Melawi, terpaksa harus membuat pernyataan maaf kepada pihak sekolah, karena dianggap telah melakukan pencemaran nama baik kepala sekolah bahkan nama sekolah.

Keempat siswa tersebut sebelumnya telah mengunggah foto meme ke media sosial instagram, kakak kelas mereka yang sedang dikenakan hukuman sujud mencium tanah di halaman sekolah, dikarenakan tidak mengikuti salat dzuhur berjamaah.

Di dalam foto tersebut tampak kepala sekolah H Nafi Muliyan, sedang mengawasi siswa yang dihukum sujud mencium tanah. Hanya saja dalam foto tersebut sudah diedit dan diberi tulisan "Yang Kuat Selalu Berkuasa, Yang Lemah Selalu Merana"

Nafi Muliyan yang mengetahui itu kemudian memanggil mereka dan para orang tua murid untuk menjelaskan masalah yang terjadi.

Dia juga meminta kepada siswa yang terlibat untuk menghapus foto yang telah di-upload dan beredar di media sosial.

H Nafi' Muliyan, mengatakan bahwa sanksi hukuman bagi siswa yang tidak mengikuti salat berjamah merupakan tindakan disiplin sekolah.

"Setiap murid di SMA Muhammadiyah kita wajibkan untuk mengikuti salat berjamaah, bagi yang lalai maka kami beri hukuman sujud mencium tanah, dikarenakan kita ini berasal dari tanah maka nantinya akan kembali ke tanah," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved