Kabut Asap
Forkopimda Sambas Bagikan Ribuan Masker
Bahkan orang tua juga diharapkan tidak membawa dan membiarkan anak-anak mereka keluar rumah jika tidak ada keperluan
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, upaya pembagian masker juga dilakukan oleh sejumlah pihak. Di antaranya Forkopimda, Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Sambas, Polres Sambas, Danramil dan Polsek Sambas.
Pembagian ribuan masker kali ini dilakukan di sejumlah titik di antaranya di Pasar Sambas dan Tugu Simpang Pahlawan Sambas, Sabtu (12/9/2015) pagi.
Sekretaris BPK Sambas, Yakop Pujana mengatakan, kegiatan ini dilakukan karena kabut asap yang semakin hari semakin membahayakan dan mengganggu kesehatan. "Makanya kita harapkan gerakan ini dapat menyadarkan masyarakat terkait bahaya asap," ujarnya.
Anggota DPRD Sambas ini berharap kesadaran warga untuk menggunakan masker bila keluar rumah. "Bahkan orang tua juga diharapkan tidak membawa dan membiarkan anak-anak mereka keluar rumah jika tidak ada keperluan," katanya.
Kepala Puskesmas Dalam Kaum Sambas, Sim Titi menambahkan, sedikitnya 1.000 masker dibagikan sebagai antisipasi dampak kabut asap. "Karena dampak asap ini sangan membahayakan terutama pada saluran pernapasan yakni ISPA," ujarnya.
Dampak kabut asap ini, sudah mulai tampak dari keluhan-keluhan masyarakat yang berobat di puskesmas. Diantaranya sesak napas, batuk, pilek. Maka Sim Titi mengimbau kepada masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan sendiri dengan menggunakan masker, banyak minum air putih dan makanan sehat seperti sayur dan buah untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bagi-masker-sambas_20150912_151821.jpg)