Suami Bunuh Istri

Lukman Bunuh Istri karena Sakit Hati Disinggung Tak Punya Penghasilan

Hasil penyelidikan sementara, pembunuhan ini dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku yang merasa tidak dihargai oleh istrinya sendiri

Lukman Bunuh Istri karena Sakit Hati Disinggung Tak Punya Penghasilan
Dok. Tribunnews.com
Ilustrasi pembunuhan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG -- Lukman Tubagus (53) nekat menghabisi nyawa istrinya, Siti Khodijah (45), diduga karena sakit hati. Sebelum membunuh, Lukman sempat terlibat pertengkaran dengan istrinya di rumah.

Hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian, motif Lukman menghabisi istrinya tersebut karena merasa tidak dihargai. Korban selalu menyinggung Lukman lantaran tidak mempunyai pekerjaan dan penghasilan.

"Hasil penyelidikan sementara, pembunuhan ini dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku yang merasa tidak dihargai oleh istrinya sendiri. Karena masalah pekerjaan dan penghasilan" ujar Kepala Polres Singkawang AKBP Agus Triatmaja, Sabtu (25/7/2015).

Siti Khodijah diketahui merupakan seorang guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di salah satu sekolah dasar di Singkawang. Saat ini, korban juga diketahui sedang menjalani jenjang pendidikan S2 di salah satu perguruan tinggi di Kalimantan Barat.

Usai melakukan pembunuhan terhadap istrinya, Lukman pun berusaha mencoba bunuh diri. Upaya bunuh diri Lukman gagal, lantaran ketika ditemukan, dirinya masih bernafas dan segera dilarikan ke rumah sakit.

"Pelaku sudah kita periksa, dan akan dilakukan penahanan. Polisi juga masih mendalami dan menyelidiki kasus ini" ujar Agus.

Lukman dijerat dengan pasal 338 KUHP, pasal 340, subsider pasal 338, lebih subsider pasal 351 ayat 3. Sementara korban sudah dimakamkan pihak keluarga siang tadi. (Yohanes Kurnia Irawan)

Editor: Arief
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved