Operasi Pekat Kapuas 2015
Operasi Pekat Didominasi Perjudian, Dengan Sitaan Mencapai Rp 1,3 M
Selama pelaksanaan operasi kegiatan tersebut, kasus perjudian yang berhasil diungkap sebanyak 52 kasus dengan 111 tersangka.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Operasi Pekat Kapuas 2015 yang digelar Polda Kalbar beserta jajarannya selama 15 hari sejak Jumat (12/6) hingga Jumat (26/6/2015) berhasil mengungkap beberapa kasus penyakit masyarakat di wilayah hukum Kalbar.
Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Arianto menuturkan bahwa Operasi Pekat Kapuas 2015 merupakan salah satu operasi yang dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi situasi kondusif, menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1436 H.
"Sasarannya terhadap beberapa penyakit masyarakat, diantaranya Judi, Narkoba, Prostitusi kemudian Premanisme, termasuk dalam kaitan ini minuman beralkohol (arak) maupun minuman keras," tuturnya kepada Tribun, Selasa (30/6/2015).
Dijelaskannya, selama pelaksanaan operasi kegiatan tersebut, kasus perjudian yang berhasil diungkap sebanyak 52 kasus dengan 111 tersangka, serta berhasil mengamankan uang tunai sejumlah Rp 67.491 ribu dan uang pejudi yang dibekukan di rekeningnya sejumlah Rp 1.356 juta (1,3 miliar).
"Hal ini melebihi target dalam operasi pekat, Polda Kalbar dan 12 Polres jajaran menargetkan sebanyak 26 kasus, namun dalam pelaksanaannya kita bisa mengungkap 52 kasus," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/polisi-gerebek-pejudi-online.jpg)