Banjir Landa Kalbar
Rumahnya Kebanjiran, Sebagian Warga Tebas Mengungsi
Bahkan sebagian besar warganya memilih mengungsi di mesjid Baitul Muslimin di desa setempat.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Selain di Kecamatan Sebawi, banjir juga merendam sejumlah rumah di Desa Tebas Sungai Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Senin (15/6/2015).
Bahkan sebagian besar warganya memilih mengungsi di masjid Baitul Muslimin di desa setempat.
Kepala Desa Tebas Sungai, M Hasbi mengatakan di Tebas Sungai terdapat sekitar 959 Kepala Keluarga (KK) di dua dusun yang terendam banjir diantaranya dusun Mawar dan Cempaka yang terendam banjir hingga lutut orang dewasa.
"Ini kita ungsikan sejak pagi tadi karena sudah mengkhawatirkan,"ujarnya.
Hingga saat ini jumlah keseluruhan pengungsi belum diketahui lantaran masih ada warga yang berdatangan ke posko-posko terdekat maupun ke rumah warga sekitar yang lebih tinggi.
Camat Tebas Sugiarto mengatakan untuk di Kecamatan Tebas sendiri terdapat sejumlah wilayah yang terendam banjir.
"Yang terendam di Tebas Sungai, Sejiram, Sungai Kelambu dan Sempalai," ujarnya.
Namun untuk wilayah Sungai Kelambu dan Sejiram air sudah mulai surut sejak pagi. Sementara untuk Tebas Sungai dan Sempalai kondisi air semakin meninggi.
"Kemungkinan untuk terendam masih karena jam 3 air masih pasang," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mengungsi-ke-masjid_20150615_144720.jpg)